SuaraBali.id - Warga Desa Ularan Kecamatan Seririt, Buleleng, terpaksa harus kembali berurusan dengan pihak Kepolisian. Ia bernama Gede Muliawan alias Moli (29) yang merupakan residivis atas kasus pencurian sepeda motor (curanmor).
Pemuda ini kembali dibekuk jajaran Polsek Seririt, karena mencuri motor milik korban Gede Pageh Darma (49).
Pencurian yang dilakukan Moli ini terjadi pada Minggu 9 Oktober 2022 sekitar pukul 17.30 WITA. Korban Gede Pageh Darma, saat itu melapor ke Polsek Seririt bahwa motor Honda Supra X dengan nopol DK 4830 UA miliknya yang diparkir di depan warung makan di wilayah Seririt, hilang.
Sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com, korban sebelumnnya memarkir motor miliknya dengan kondisi kunci masih nyantol untuk ditinggal sembahyang di belakang warung miliknya.
Namun seusai sembahyang, sepeda motor miliknya telah hilang. Dari laporan korban, tim Unit Reskrim Polsek Seririt langsung melakukan penyelidikan.
Melalui kamera CCTV yang ada di warung tersebut, terlihat ada seseorang yang berpura-pura duduk di atas sepeda motor tersebut. Saat situasi aman, kemudian orang itu menghidupkan motor tersebut dan membawa kabur.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengumpulan informasi dari saksi-saksi, diduga motor tersebut menuju ke arah Desa Ularan. Orang tersebut diduga adalah Gede Muliawan alias Moli warga desa Ularan.
Moli pun langsung ditangkap jajaran Polsek Seririt saat bersembunyi di rumah pamannya. Polisi pun juga berhasil mengamankan barang bukti motor milik korban.
Kapolsek Seririt, AKP Made Suwandra mengatakan, dari hasil pemeriksaan tersangka Moli lalu mengakui perbuatannya tersebut.
Moli mengaku saat itu sedang berjalan kaki dari Desa Ularan menuju Seririt melihat ada motor yang kuncinya masih nyantol, sehingga muncul niatnya untuk mengambil motor tersebut.
Sekitar tahun 2021, Moli juga pernah mengambil motor milik orang lain dan sudah menjalani vonis pidana selama 5 bulan penjara.
"Terhadap tersangka sampai saat ini masih diamankan di rutan Polsek Seririt. Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut," kata AKP Suwandra, Kamis 13 Oktober 2022
Moli tak menampik perbuatannya tersebut. Ia berdalih, aksi kejahatannya itu dilakukan hanya untuk memiliki motor tersebut yang digunakan untuk jalan-jalan.
"Ya hanya ingin (memakai motor) untuk jalan-jalan saja," pungkas tersangka Moli.
Akibat perbuatannya tersebut, kini tersangka Moli terpaksa harus kembali mendekam dibalik jeruji besi dan terancam dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 5 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Libas Persita 1-0, Bali United Naik ke Peringkat 7 Klasemen BRI Super League
-
Kocak! Momen Ibu-ibu Core, Tak Kenal Rizky Ridho dan Suruh Jadi Tukang Foto
-
Bali Disiapkan Jadi Hub Kripto Global, Platform Mulai Bergerak Ekspansi
-
Sedang On fire, Bali United Percaya Diri Hadapi Persita Tangerang
-
Antara Aturan Adat Bali dan Suara Kenanga yang Menulis Takdirnya Sendiri
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel