SuaraBali.id - Nikita Mirzani hingga kini belum juga berhenti mengkritik Najwa Shihab. Bahkan, dirinya sempat menantang Najwa Shihab untuk melaporkannya ke polisi.
Nikita Mirzani melontarkan hal ini saat melakukan siaran langsung di akun TikTok pribadinya.
"Kalo saya cari uang gak harus jadi penjilat, gak perlu cari perhatian Najwa juga emang dia penjilat. Justru harusnya tuh Najwa berterima kasih banyak sama saya," ujar Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani juga mengaku dia tidak akan panik menyuruh Najwa Shihab melaporkannya ke polisi.
"Gak sama sekali panik, kalo saya panik saya gak akan suruh Najwa Shihab yang udah gak netral itu untuk laporin saya ke polisi," lanjutnya.
Menurut Nikita Mirzani, Najwa Shihab lah yang panik, sebab Nikita Mirzani telah membongkar rahasianya.
"Mana ada saya panik, justru Najwa kayaknya yang panik dari kemarin satu persatu boroknya udah banyak yang dibukain," imbuh Nikita.
Ia juga mengatakan kembali bahwa Najwa Shihab tidak mempunyai kontribusi pada negara, sedangkan dirinya punya.
“Saya mah kontribusinya banyak untuk negara ini, kalo Najwa kan enggak cuma jurnalis bantu orang juga dia enggak, itu real sesuai fakta," cecarnya.
Ia juga mengaku bahwa entah nyenggol orang atau tidak, ia tetap bisa makan.
“Gak nyenggol gak makan, Alhamdulillah sayang saya mau nyenggol atau engga saya gak pernah kelaperan. Listrik gak pernah bunyi, jadi kalo saya nyenggol orang bukan saya cari makan, tapi saya menyuarakan kebenaran," ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa tidak semua polisi hedon, banyak pula yang gugur karena membela negara.
“Jadi jangan bilang engga nyenggol orang gak makan bukan, tapi itu menyuarakan suara kebenaran. Kalo kalian gak terima itu urusan kalian. Kebenaran bahwa tidak semua polisi itu hedon, banyak polisi juga yang mati gara-gara bela negara," tuturnya.
"Kebenaran kenapa Najwa Shihab tidak pernah berani berkomentar tentang Anies Baswedan, sampe programnya dihentikan karena udah gak netral," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tes Kejujuran Polisi, Mahasiswa Selipkan Uang ke Barikade Aparat, Duit Rp 50 Ribu Disikat
-
Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga
-
Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas
-
Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter
-
Bapak Kesal Sama Saya? Ini Buat Gaji Anda Juga! Ucapan Mahasiswa kepada Polisi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida