SuaraBali.id - Skytraz kembali mengeluarkan daftar 20 maskapai terbaik dunia tahun 2022. Namun demikian, nama maskapai Garuda Indonesia harus terlempar dari posisi 20 besar.
Skytrax melansir 20 nama maskapai terbaik di dunia, dan beberapa maskapai asal Timur Tengah dan Asia masih mendominasi posisi 20 teratas.
Peringkat ini berdasarkan pada survey 14 juta pelanggan yang di antara September 2021 hingga Agustus 2022.
Qatar Airways masih menempati posisi pertama sebagai maskapai terbaik dunia seperti pada tahun sebelumnya. Maskapai yang berbasis di Bandara Hamad Doha itu juga memenangkan beberapa kategori seperti kelas bisnis terbaik dan juga maskapai terbaik di Timur Tengah.
Kepala eksekutif grup Qatar Airways, Akbar Al Baker, pun berterima kasih kepada 'karyawannya yang luar biasa' atas dedikasi dan dorongan mereka yang berkelanjutan.
"Layanan yang konsisten, produk yang konsisten, perhatian yang konsisten kepada penumpang dan dedikasi mutlak dari semua orang yang bekerja di maskapai ini," ujarnya Jumat, (23/9/2022).
Posisi kedua dan ketiga di tahun ini kemudian disusul oleh Singapore Airlines dan Emirates. Untuk Singapore Airlines, posisi kedua ini juga ditempati maskapai Negeri Singa itu pada tahun lalu.
Sementara bagi Emirates, posisi ketiga ini merupakan peningkatan dari yang sebelumnya berada di posisi keempat tahun lalu.
Sedangkan Garuda Indonesia malah mengalami kemerosotan peringkat yang cukup dalam. Di tahun 2022, flag carrier Indonesia itu berada di peringkat 31 dari yang sebelumnya berada di posisi ke-15 pada tahun lalu.
Berikut adalah daftar 20 maskapai terbaik dunia versi Skytrax:
1. Qatar Airways
2. Singapore Airlines
3. Emirates
4. ANA (All Nippon Airways)
5. Qantas
Berita Terkait
-
Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026
-
Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret
-
Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel