SuaraBali.id - Seorang warga Eropa yang berada di Bali dalam jangka waktu lama bernama Aernoudt Lintgenzoon, menuliskan tentang sosok Raja Bali di tahun 1500-an.
Tulisan orang Eropa tersebut berjudul l "Verhael Bant Gheenne mij op't eijllant van baelle" atau "The Story of What Befell Me on The Island of Bali (1856)".
Tulisan ini dibuat sebagai laporan kepada para donatur pelayaran pertama bangsa Belanda.
Sebagaimana dilansir dari Beritabali.com - jaringan suara.com, dalam laporan tersebut dituliskan bahwa Raja Bali (diduga Dalem Seganing, raja Bali yang pertama kali bertemu pendatang Belanda pada tahun 1597) suka plesiran atau jalan-jalan. Rute favoritnya saat itu ialah pantai untuk melihat kapal penjelajah Belanda yang saat itu sedang berlabuh di sekitar pantai Kuta.
Salah satu kapal dipimpin Pauwels Van Caerden, yang menjadi salah satu kapal rombongan kapal penjelajah Belanda dibawah komando Cornelis De Houtman.
Raja Bali digambarkan kerap menggunakan kereta hias dengan empat pahatan indah saat plesiran. Kereta Raja Bali digambarkan mempunyai dua roda seperti yang ada di Belanda waktu itu.
Sosok raja Bali itu duduk di tempat kusir dan menjalankan kereta sendiri dengan cemeti di tangannya. Sedangkan di depannya ada 30 laki laki berjalan lengkap dengan tombak yang ujungnya terbuat dari baja.
Panjang tombak sekitar satu kaki dan ujung pangkalnya terbuat dari emas. Mereka diiringi lagi 500 sampai 600 pengikut yang juga membawa tombak berwarna perak.
Pengiring raja juga menggenggam pedang dan tameng lengkap dengan wadah anak panah beracun dan busur yang selalu siap kapan dibutuhkan. Belati atau keris pusaka raja selalu dibawa seorang pengikut setia kemanapun dia pergi.
Diketahui pula bahwa ujung pangkal belati atau keris raja terbuat dari emas mahal dengan berat sekitar 1 kilogram.
Semua belati atau keris raja dan bangsawan terlihat menawan dan bertahtakan perhiasan. Sarungnya juga dihiasi dengan bermacam macam batu hias.
Tulisan Aernoudt Lintgenzoon ini lalu disusun dalam buku "Bali Tempo Doeloe" oleh Adrian Vickers ini menyebutkan, Raja Bali memiliki empat buah rumah pengintai di depan istana, lengkap dengan berbagai senjata termasuk meriam besi dan baja, bubuk mesiu dan peluru.
Beberapa tombak milik prajurit raja, panjangnya 20 kaki dan berlapis emas, diukir dan dilukis indah. Juga ada senjata sumpit panah beracun, serta tameng dari kulit tebal yang dipadatkan
Selain raja yang hidup makmur dan kaya raya, sosok "kijlloer" atau Menteri Utama yang menjadi Kepala Pemerintahan juga digambarkan sebagai sosok kaya raya dan punya istri banyak.
Menteri Utama Raja Bali waktu itu disebut mempunya 10 istri belum termasuk dayang-dayang. Ia bisa tidur dengan istri atau dayang-dayangnya kapan saja ia mau. Menteri utama juga punya anak laki berumur 7 tahun.
Berita Terkait
-
Nathan Tjoe-A-On Main Penuh saat Willem II Bungkam Helmond
-
Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa
-
WNI di Eropa Dimbau Menjauhi Kerusuhan Protes Pendidikan demi Keselamatan Diri
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida