SuaraBali.id - Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J oleh mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo selalu menjadi perhatian berbagai kalangan mulai dari awal kasus hingga detik ini.
Tak hanya menyoroti perjalanan pengungkapan kasus yang dilakukan Ferdy Sambo, warganet bahkan menyoroti Brigjen Andi Ryan Djajadi selaku Dirtipidum yang mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J.
Baru-baru ini, sebuah akun gosip Instagram, @lambe_danu_official99 membagikan postingan yang berisi tangkapan layar postingan seseorang yang menaksir harga barang branded yang dikenakan oleh Brigjen Andi Ryan kala konferensi pers.
Dalam tangkapan layar yang berisi postingan tersebut, sang pemilik akun juga menyertakan potret Brigjen Andi Ryan dengan mengenakan barang branded yang tengah ditaksir harganya.
Salah satu barang tersebut yakni cincin bermata berlian berwarna biru. Menurut pemilik akun, cincin tersebut merupakan cincin berlian royale blue shafire bersertifikat GRS Dublin yang memiliki nominal harga senilai 1,2 M.
"Kalo punya temen gue, cincin berlian royale blue shafire sertifikat GRS Dublin harga 1,2 M. Nah kalo yang dipakai Dirtipidum kurang paham apa berlian atau bukan, barangkali pak Kapolri @ListyoSigitP paham tentang cincintqng beliau pakai itu?," tulis pemilik akun dalam postingan yang di screenshot tersebut.
Tak hanya cincin sejarah 1,2 M saja, netizen juga menyoroti kemeja kotak-kotak yang dipakai oleh Brigjen Andi Ryan. Rupanya, kemeja kotak-kotak yang dipakai oleh Brigjen Andi Ryan tersebut mirip dengan kemeja Burberry Somerton Shirt in Grey yang harganya ditaksir mencapai Rp 12.447.132.
Sontak saja, postingan tersebut dibanjiri komentar negatif dari netizen.
"Hukum tak bisa bertindak, warganet yang bertindak…makin malu lah kalian," tulis seorang netizen.
"Kalau pake KW melanggar hukum juga, serba salah," komentar netizen yang lain.
"Si bapak jiwa pamernya menggebu-gebu juga ya kayak Si Surtini," timpal lainnya.
Kontributor : Muna
Berita Terkait
-
Istri dan 2 Anak Bandar Narkoba Koko Erwin Tiba di Bareskrim, Terjerat Kasus Pencucian Uang
-
FBI dan Polri Bongkar Jaringan Phishing Global W3LL, Incar Transaksi Rp350 Miliar
-
ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!
-
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penjualan Phishing Tool, Pelaku Sejoli Asal NTT
-
KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel