SuaraBali.id - Sesuai dengan rekomendasi dari Forum Anak Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar, Provinsi Bali, segera menertibkan iklan rokok di toko-toko modern.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa pada acara peringatan Hari Anak Nasional di Kota Denpasar, Selasa (23/8/2022). Ia mengatakan bahwa rekomendasi Forum Anak Kota Denpasar mencakup pengurangan iklan rokok di Kota Denpasar.
Satu tolok ukur Kota Layak Anak adalah bebas dari iklan rokok, oleh karena itu pemerintah kota akan menindaklanjuti rekomendasi forum anak untuk menertibkan iklan rokok.
"Kami akan segera susul dengan aturannya sehingga ada panduan dan pedoman dalam pelaksanaannya di lapangan. Berbagai upaya dan langkah kami lakukan sehingga nantinya Denpasar benar-benar sebagai Kota Layak Anak," katanya.
Baca Juga: Mayat di Pinggir Jalan Denpasar-Gilimanuk Seorang Ibu yang Pergi Tanpa Sebut Tujuan
Sejatinya, menurutnya iklan dan reklame rokok di ruang terbuka sudah hampir tidak ada di Kota Denpasar, tetapi iklan rokok masih banyak ditemukan di toko modern atau toko ritel.
Untuk itu selain menertibkan iklan, pemerintah kota menyediakan ruang kreativitas bagi anak dan kaum muda dengan menghadirkan Dharmanegara Alaya Creative Hub .
"Bapak Wali Kota Denpasar sudah menugaskan membuka ruang kembali kepada anak muda dan anak untuk berkreativitas. Dalam waktu dekat ada salah satu pertokoan di Kawasan Suci yang dikelola Perumda Pasar akan diubah menjadi ruang kreatif hub untuk anak muda," katanya.
Sementara itu, Ketua Festival Anak Denpasar 2022 I Ketut Galang Pranu Bagaswara mengatakan bahwa peringatan Hari Anak Nasional di Denpasar tahun ini mengusung tema Berkreasi di Desa Mentari.
"Kami berharap anak di Denpasar bisa berkreativitas, berinovasi, berkompetisi dengan aura positif dan cerah secerah cahaya mentari," katanya.
Baca Juga: Jenazah Pendaki Israel yang Jatuh dari Puncak Gunung Rinjani Dikirim ke Bali Melalui Laut
Peringatan Hari Anak Nasional meliputi berbagai lomba termasuk lomba mewarnai untuk anak usia taman kanak-kanak, lomba mesatua Bali untuk pelajar sekolah dasar, lomba nyurat aksara, hingga lomba podcast untuk umum.
Berita Terkait
-
Apes, Dipakai Mudik Mobil Daihatsu Xenia Malah Rusak Kena Ledakan Balon Udara
-
Bali United Rebutan Dapat Jordi Amat dengan Raksasa Liga 1 Indonesia?
-
7 Potret Anita Hara Menikah dengan Jeson Siregar di Nusa Dua Bali
-
Sarat Polemik dan Intervensi Asing, Penyusunan Regulasi Pertembakauan Harus Libatkan Pihak Terdampak
-
Bandara Ngurah Rai Tutup Total saat Nyepi 2025: Catat Jadwalnya!
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan
-
Pemudik dari Bali Jadi Korban Ledakan Petasan Balon Udara yang Diterbangkan Anak-anak