SuaraBali.id - Seorang disjoki atau DJ asal Buleleng, Bali bernama Gede Bayu Ratama Wisnawa (28) sempat jadi pembicaraan karena memainkan musik dengan mengendarai sepeda mengelilingi kota menghibur masyarakat.
Ia bercerita awalnya terinspirasi oleh DJ asal London Dom Whiting disebutnya 'DJ on the bike'
“Saya lebih suka nge-DJ sepedaan, seru, inspirasinya juga karena saat PPKM teman-teman pesepeda banyak," kata Bayu, Rabu (17/8/2022).
Nama pangung Bayu sendiri adalah DJ Ratezy. Ia mengaku pertama kali bermusik di atas sepeda pada Mei 2021 lalu.
Kegiatannya ini dilakukannya dengan merogoh kocek biaya modifikasi Rp50 juta-60 juta, namun ia mengaku tak ada kesulitan sejauh ini.
"Ini sudah dari tahun lalu ada namanya party anak banjar diadakan Khe Entertainment kanal YouTube saya. Itu saya jalan pakai sepeda roda tiga seperti gerobak becak, sebenarnya tidak ada sulitnya tapi kalau tidak terbiasa di keseimbangan bisa jatuh," ujarnya.
Sepedanya tersebut dimodifikasi dalam waktu dua minggu dan digunakan perdana tahun lalu. Ia bersama sekitar 30 orang ia mengelilingi Denpasar atau Kabupaten Badung dua minggu sekali secara rutin.
"Pernah rekor dua jam itu dari Kuta sampai Seminyak. Tapi untuk memutar dan memadukan lagu biasanya satu jam paling 20 sampai 30 lagu sudah cukup sih, itu lagu yang energik," katanya.
Bayu sebagai seniman berprofesi sejak 2014 menjadi DJ dari panggung ke panggung dan itu diakuinya tak pernah mendapat penolakan dari masyarakat yang ditemuinya di jalan.
Baca Juga: Dua Hari Hilang Saat Snorkeling di Nusa Penida, Pria Korsel Ditemukan Tak Bernyawa
Menurutnya, masyarakat maupun wisatawan yang merekam dan rela memutar balik kendaraan untuk mengikutinya di jalan.
"Kalau respons dari masyarakat tidak ada yang komplain, tapi selanjutnya jika menimbulkan keramaian di jalan seperti DJ London pasti saya akan membuat perizinan ke instansi terkait," ujarnya.
Bayu yang awalnya bermusik di atas sepeda untuk konten YouTube ini menuturkan ke depan akan hadir lagi dengan konsep DJ on the bike setelah melihat antusias masyarakat Bali.
"Sepertinya akan saya adakan lagi. Mungkin minggu besok sebar informasi ke teman-teman komunitas dan minggu selanjutnya jalan. Tujuannya mungkin ke Denpasar dulu, kalau Badung lumayan macet tapi memang suasananya enak karena bule wisatawan itu pada ngerekam," ujar Bayu. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Perluas Jangkauan, Importa Furniture Hadirkan Cabang ke-26 Sekaligus Pusat Distribusi di Bali
-
Insiden Udara di Bali, Kronologi Helikopter Raffi Ahmad Alami Gangguan Akibat Kabut Tebal
-
Yabes Roni Dilepas ke Persis Solo, CEO Bali United Ungkap Alasan Penting di Balik Keputusannya
-
Transfer BRI Super League: Persis Solo Resmi Datangkan Yabes Roni
-
Yusuf Meilana Gabung Bali United, Amunisi Baru Pertahanan untuk Putaran Kedua Super League
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Tujuh Ribu Burung Kicau dari NTB Diselundupkan ke Bali
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 Kurikulum Merdeka: Sisi Lain Kartini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali