SuaraBali.id - Insiden penembakan Ni Luh Putu Suksma Lusiana Putri (33) saat naik motor di Jalan Raya Ayunan Desa Ayunan Abiansemal Badung, Bali yang bernama FA alias Abby (24) akhirnya ditangkap.
Menurut Kapolres Badung AKBP Leo Dedi Defretes mahasiswa pengemudi mobil Lexus yang kabur itu diringkus di salah satu villa di Jalan Dewi Sri, Kuta, pada Minggu 14 Agustus 2022.
Pelaku bukan hanya terjerat penganiayaan, namun juga pelanggaran lalu lintas dan kepemilikan senjata tanpa dokumen.
Pasca penangkapan, polisi belum menetapkan Abby sebagai tersangka. Sementara terungkap senjata yang digunakan untuk menembak korban adalah senapan angin.
Pemuda asal Cianjur, Sukabumi, Jawa Barat itu ditetapkan sebagai tersangka karena keteranganya masih didalami.
"Masih diperiksa dan akan dilakukan gelar perkara dulu sebelum menaikan status pelaku menjadi tersangka," ujarnya ke awak media saat menggelar jumpa pers, pada Senin 15 Agustus 2022.
Selain mengamankan Firdaus Aby, Polisi juga menyita senjata laras panjang milik pelaku yang sebelumnya viral di media sosial. Senjata itu ternyata senapan angin bukan senjata airsoft gun laras panjang.
Yang menarik, walau tidak ada korban jiwa, Polisi malah menutup wajah mahasiswa itu dengan zebo dan tangan tidak diborgol seperti pelaku kriminal lainnya.
Perwira melati dua di pundak itu mengatakan dalam pengakuan Abby, senjata yang viral itu bukan dipakai pelaku tapi milik temannya bernama Ajik asal Penarungan, Mengwi.
Baca Juga: Sanur Village Festival Jajakan Menu Legendaris Mulai Tipat Cantok Hingga Toro-toro
Dimana Ajik membawa senjata tersebut dalam posisi mengendarai motor sambil menunjukan lokasi menembak burung di lokasi.
"Sedangkan pelaku membawa senapan ini dan berniat menembak burung kokokan di sawah," ungkap AKBP Leo sembari menunjukan senapan angin yang dijadikan barang bukti.
Terkait pelaku memasang plat palsu di mobil warna putihnya, AKBP Leo mengatakan karena surat-surat kendaraannya mati. Sehingga Abby mengganti plat nomornya dengan nomor palsu agar aman dalam perjalanan dari Jakarta ke Bali.
"Pelaku datang ke Bali untuk berwisata. Setelah kami cek, plat palsu itu milik mobil jenis Jeep di Jakarta. Kami sudah selidiki asal-usul mobil itu tidak terlibat kasus kriminalitas. Sehingga untuk mobil kami kenakan undang-undang lalu lintas. Mobil pelaku diangkut dari Jakarta dengan kendaraan towing," bebernya.
Peristiwa penembakan tersebut terjadi pada Sabtu 13 Agustus 2022 sekitar pukul 14.30 wita. Pelaku sedang jalan-jalan sambil melihat-lihat burung di sawah.
Ia bersama pamannya di dalam mobil berinisial Iwan (40). Mereka mengendarai mobil bernomor polisi B 66 FRD.
Berita Terkait
-
Bagaimana Kebijakan di Bali, Jika Takbiran Lebaran dan Nyepi Berbarengan?
-
Tragedi Gilimanuk: Saat Mudik Berubah Jadi Perjuangan Bertahan Hidup
-
Viral Kepanikan Massal di Pantai Florida! Dikira Rentetan Tembakan Ternyata Hanya Suara Ini
-
KemBALIkeSENI: Cara Victoria Kosasie membalas Bali Lewat Karya dan Ruang
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
Terkini
-
Cerita Lansia Berlebaran Tanpa Keluarga di Panti Jompo Mandalika
-
Kekacauan Mudik Bali: 3.923 Penumpang Tertahan, Terminal Mengwi Jadi Saksi Drama Keberangkatan
-
Laporan Terkini Kemacetan Horor Arus Mudik di Gilimanuk
-
Bazaaar Parfum Hemat Spesial dari Superindo Mulai Rp12.000
-
Strategi Pemkot Mataram Agar Parade Ogoh-ogoh dan Takbiran Tidak Saling Ganggu