SuaraBali.id - Sanur Village Festival akan dilaksanakan pada 17-21 Agustus 2022 di Pantai Matahari Terbit, Denpasar, Bali. Dalam kegiatan itu akan dihadirkan 25-30 stan food heritage yang menyajikan makanan lokal khas Sanur.
Beberapa menu makanan yang akan dihadirkan dalam stan food heritage seperti ikan laut, toro-toro, bulung atau rumput laut, tipat cantok, dan berencana mengundang warung makan terkenal yang menyajikan menu makanan lokal Sanur.
Acara ini akan menghadirkan menu-menu legendaris khas Sanur.
“Jadi kami undang banjar (lingkungan dusun) untuk berpartisipasi berjualan di sana, gratis," kata Ida Bagus Gede Sidharta Putra (Gusde) selaku Ketua Umum Sanur Village Festival di Denpasar, Senin (15/8/2022).
Menurutnya ini merupakan kesempatan bagi masyarakat Sanur berniaga di sana sebagai upaya membantu perekonomian sekaligus mengenalkan menu khas wilayah Denpasar Selatan tersebut.
"Memberikan kemanfaatan bagi mereka secara ekonomi apalagi selama dua tahun mereka sengsara tentang perekonomian dan itu agar bisa dikenal orang luar. Jadi harapan kami secara perekonomian harus untung dan bagi saya sebagai orang Sanur di sini agar produk Sanur bisa makin dikenal," ujar Gusde.
Selain 25 stan food heritage, sebanyak lebih dari 140 stan yang terdiri dari UMKM dan food store akan dibuka di Sanur Village Festival 2022. Selain itu selama lima hari berlangsung acara akan turut dimeriahkan oleh seniman musik dan ragam talkshow lokal Bali hingga nasional.
Sanur Village Festival sendiri telah mencapai usianya yang ke-17 tahun dengan penyelenggaraan ke-15 pada tahun ini. Sempat terhenti karena pandemi COVID-19, kini acara yang kerap disebut Sanfest ini kembali diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kunjungan wisatawan terhadap Kota Denpasar.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pariwisata Denpasar Dezire Mulyani mendukung penuh gelaran Sanfest. Selain untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, di Sanur Village Festival juga diharapkan terjadi perputaran uang dalam jumlah besar sehingga roda ekonomi berputar.
Baca Juga: Gianyar Dihiasi Ribuan Bendera Merah Putih
Karena pandemi COVID-19 belum usai, Kadispar Denpasar itu tetap melakukan kontrol terhadap penerapan protokol kesehatan, mulai dari dibantunya penyediaan posko vaksinasi booster atau penguat di lokasi acara selama lima hari, hingga pembatasan pengunjung harian yang diperkirakan hanya mampu menampung 10-15 ribu orang.
"Pemerintah di satu sisi ingin sekali roda ekonomi berputar kembali, namun di sisi lain kita perlu jaga agar tidak terjadi peningkatan kasus, oleh karena itu kita minta agar dukungan berupa vaksinasi booster di venue. Kami juga minta kepada pengunjung jika merasa tidak sehat tidak usah datang dan pakai masker," kata Dezire di Denpasar. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
-
Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia
-
Tegar atau Pengecut? Mengapa Pilihan Cinta Sunset Bersama Rosie Bikin Emosi
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian