SuaraBali.id - Pawai sepeda hias dalam rangka diadakan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-77 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Sabtu (13/8/2022). Acara ini diikuti lebih dari 10 sekolah SD dan SMP di Kota Denpasar.
"Ada 77 orang peserta, ini untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan RI juga Provinsi Bali. Rutenya keliling kota Denpasar, tidak jauh jaraknya karena anak-anak yang membawa sepeda hias," kata Endradatta selaku ketua Sekretariat Bersama Sepeda sebagai penyelenggara.
Pawai sepeda hias sekaligus lomba hiasan pada sepeda ini digelar untuk menanamkan jiwa nasionalisme pada pelajar SD dan SMP sebagai generasi muda yang dinilai akar kekuatan dari sebuah bangsa.
Pawai sepeda yang diikuti pelajar sejak pagi mengambil rute keliling Denpasar, mulai dari Lapangan Puputan Badung menuju Jalan Hassanudin, Jalan Thamrin, Jalan Gajah Mada dan kembali ke depan Museum Bali.
Bayu Sanjaya (10) siswa kelas 5 dari SDN 28 Dangin Puri yang mengikuti parade mengaku senang. Sejak kemarin, Bayu dan empat temannya dibantu para guru menghias sepeda dengan tema kemerdekaan.
"Menghias dari kemarin, isi bendera, kertas jagung, hiasan pita, anyaman Bali. Ini pertama kali jadi senang, ingin kalau diadakan lagi tahun depan soalnya menghibur dan jarang ada," kata Bayu di Denpasar.
Hal senada juga dikatakan Fahreza Sandi (11) yang tak merasa lelah meskipun harus mengayuh sepeda dengan jarak cukup jauh, ia justru senang dan optimis bahwa sepeda hias miliknya adalah terbaik.
"Ingin ada lagi, seru aja bisa keliling. Tadi keliling Kota Denpasar tapi nggak capek soalnya seru ramai-ramai," ujar siswa kelas 6 SD tersebut.
Selain itu Minggu (14/8) besok komunitas sepeda juga akan melanjutkan rangkaian menuju HUT RI yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar dengan menggelar night ride dari sore hari yang diisi oleh sepeda tua.
Baca Juga: Siswi SMA di Denpasar Jadi Korban Ojol Mesum Hingga Teriak Histeris Sesampainya di Rumah
Komunitas sepeda ini melakukan kegiatan pawai sepeda sebagai bentuk memaknai kemerdekaan khususnya bagi siswa-siswi, dengan rencana ke depan akan kembali dilaksanakan tiap menyambut Hari Kemerdekaan RI.
"Penting sekali ya buat adik-adik ini untuk memaknai kemerdekaan, agar memahami betul tidak mudah untuk mendapatkan kemerdekaan itu. Salah satunya dengan parade ini, juga untuk mengasah kreatifitas, membiasakan anak bersepeda, dan mencintai lingkungan," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali