SuaraBali.id - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Bali Anggiat Napitupulu membantah adanya informasi bahwa layanan keimigrasian di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali sampai 5 jam.
Ia memastikan layanan keimigrasian di Terminal Internasional Bandara, tidak lebih dari 2 jam.
Menurutnya, waktu 2 jam itu dihitung sejak penumpang turun dari pesawat, antre di konter imigrasi, pembayaran visa kedatangan (visa on arrival), dan pengecekan dokumen kesehatan, sampai keluar terminal.
"(Biasanya) antara jam 11 sampai dengan jam 2 siang, ada 10–12 penerbangan berbadan besar yang tibanya bersamaan sehingga antrean yang saya bilang tadi, tidak lebih dari 2 jam, terjadi saat itu,” kata Anggiat sebagaimana dikutip dari siaran video Kanwil Kemenkumham, Senin (1/8/2022).
Hal tersebut bukan hanya karena jam sibuk. Antrean penumpang di konter imigrasi juga dapat lebih lama karena saat ini ada kegiatan mempercantik (beautifikasi) tampilan dan fasilitas bandara, termasuk di antaranya tiga konter imigrasi di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Kendati demikian, layanan imigrasi di bandara dipastikan Anggiat tetap berlangsung normal dan situasi antrean masih terkendali karena 13 konter imigrasi masih tersedia.
Kakanwil Kemenkumham Bali pun membantah tulisan seorang blogger asal Jerman, Sebastian Powell, yang mengaku antrean di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai sampai 5 jam.
Anggiat, yang mengecek langsung rekaman CCTV di bandara, menyampaikan waktu yang dihabiskan Sebastian Powell sejak turun pesawat sampai keluar Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai hanya 53 menit.
"Pada saat kejadian (antrean di Imigrasi sebagaimana disebut Sebastian di tulisannya), yang bersangkutan sama sekali tidak mengalami seperti yang disampaikan," ungkap Anggiat.
WNA tersebut pun dimintai keterangan oleh pihak Imigrasi, ia mengaku bahwa testimoni itu bukan pengalaman ia sendiri, melainkan dia dengar tidak sengaja dari penumpang lain.
"Yang bersangkutan hanya menceritakan apa kata orang, tetapi dia tidak bisa memastikan kapan itu terjadi, di mana itu, dia hanya retelling (menceritakan kembali, red.) apa yang dikatakan orang," ujar Kakanwil.
Namun, menurut Anggiat testimoni pihak lain yang diklaim oleh Sebastian sebagai pengalamannya sendiri tidak dapat dibuktikan kebenarannya.
Anggiat menambahkan bahwa di luar jam-jam sibuk, waktu yang dibutuhkan penumpang melewati seluruh rangkaian pemeriksaan sampai ke luar terminal umumnya tidak mencapai 1 jam.
"Tidak ada yang sampai 1 jam, karena di luar range (kisaran, red.) waktu yang saya sebutkan, penerbangan datang dalam durasi normal,” tutur Kakanwil Kemenkumham Bali.
Rata-rata ada 47 penerbangan dari 22 negara yang masuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, kata Anggiat. Jam sibuk (busy/peak hour) biasanya terjadi pada jam 11 siang sampai dengan 2 siang, karena saat itu bisa ada 10–12 pesawat mendarat bersamaan. Tiap pesawat, Anggiat menyebut mengangkut kurang lebih 200–300 orang.
Tag
Berita Terkait
-
KPK Periksa 3 Saksi Baru dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Rp145,5 Miliar
-
Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan
-
Marinus Gea: WNA Enak Cari Makan di RI, WNI Malah Disiksa di Luar Negeri
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus