SuaraBali.id - Sejumlah rumah di Tianyar Barat, Karangasem, Bali dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,6 yang terjadi pada Jumat, (29/7/2022) pukul 19.57.47 Wita.
Saat ini tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih melakukan assessment.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan titik gempa berpusat di darat pada jarak 15 km barat laut Karangasem, Bali pada kedalaman 10 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar geser.
Baca Juga: Setelah Ngamuk Hingga Rusak Rumah Warga di Tabanan, Pria Ini Kabur ke Sawah
Koordinator Bidang Observasi BBMKG (Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) Wilayah III Denpasar, Dwi Hartanto dalam 4 hari terakhir hingga siang ini, wlayah Karangasem diguncang gempa sebanyak 13 kali dengan magnitudo terbesar 4,6.
“Dari tanggal 27 juli sampai dengan siang ini sudah 13 kali gempa di Karangasem, dengan 7 kali gempa dirasakan. Dengan magnitudo terbesar 4,6 dan terkecil 2,4,” paparnya saat dikonfirmasi, Sabtu (30/7/2022) siang ini.
Gempa di Karangasem tersebut dirasakan sampai Mataram, Lombok Barat, Gianyar hingga Kota Denpasar skala III MMI di mana getaran dirasakan nyata di dalam rumah.
Dwi menjelaskan, banyaknya gempa di Karangasem dksebabkan banyak sesar-sesar lokal dan aktif.
“Di Karangasem banyak sesar-sesar lokal. Gempa-gempa di sekitar Tianyar kemarin menandakan ada sesar lokal yang aktif di sana,” jelasnya.
Baca Juga: Lanjutkan Laporan Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet, Ketua PHDI Diperiksa di Polda Bali
BMKG mengimbau agar masyarakat menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Berita Terkait
-
Gempa Perparah Krisis Myanmar: PBB Desak Pendanaan Darurat di Tengah Perang Saudara
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
Indonesia Beri Bantuan Ketiga untuk Gempa Myanmar, Diantar Langsung Menteri hingga Anggota DPR
-
Menlu Sugiono Pastikan Belum Ada WNI yang Menjadi Korban Jiwa dalam Musibah Gempa Myanmar
-
Korban Tewas Akibat Gempa Myanmar Capai 3.000, Gencatan Senjata Diumumkan Demi Penyelamatan
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata