SuaraBali.id - Masa tahun ajaran baru ternyata tak selalu membuat sekolah dasar (SD) di Karangasem, Bali dipadati anak-anak yang hendak masuk sekolah.
Hal ini terjadi di beberapa SD di Karangasem yang sepi peminat hingga mengalami krisis siswa baru. Mirisnya ada dua SD yang hanya dapat satu orang siswa.
Kabid PP SD dan SMP Disdikpora Karangasem, I Gusti Bagus Jaya pada Kamis (14/7/2022) mengatakan, ada 2 SD di Karangasem yang sejauh ini masing - masing hanya mendapatkan 1 orang siswa.
"Ya di SDN 8 Subagan dan SDN 12 Karangasem, di masing - masing sekolah tersebut sementara baru 1 siswa yang mendaftar," ujar Gus Jaya sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Selain itu berdasarkan laporan diterima, tercatat ada 3 SDN yang mendapat siswa baru kurang dari 10 orang diantaranya SDN 8 Subagan, SDN 12 Karangasem dan SDN 2 Selumbung.
Sedangkan belasan SDN lainnya hanya mendapatkan 10 orang siswa baru saja.
Gus Jaya mengaku masih melakukan kajian serta menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan untuk mencarikan solusi. Pihaknya belum berani mengambil langkah karena ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan.
"Tentunya kita akan lakukan pengkajian dahulu, kita tidak mau sembarangan banyak hal yang harus dipertimbangkan, sekarang jumlah siswa mendaftar memang sedikit di sekolah tersebut, namun siapa tau tahun depan jumlahnya kembali meningkat," imbuh Gus Jaya.
Sedangkan terkait penyebab minimnya siswa yang mendaftar utamanya di dua sekolah dasar yang hanya mendapatkan 1 siswa, menurut Gus Jaya kemungkinan selain karena jarak sekolah yang masih berdekatan.
Selain itu dipengaruhi angka kelahiran, sehingga jumlah dalam satu angkatan tidak bisa dipastikan.
"Sementara masih kita himpun, siapa tau ada pergeseran, sambil menunggu kajian nanti seperti apa. Kita tidak mau gegabah, sekarang sedikit daftar, jangan sampai ke depan justru kekurangan sekolah," tandas Gus Jaya.
Berita Terkait
-
Sekolah Gratis Tapi Tak Setara: Hidden Cost yang Menyaring Status Siswa
-
Ilusi Sekolah Gratis: Biaya Tersembunyi yang Membungkam Mimpi Anak Bangsa
-
MBG hingga Sekolah Rakyat, Sejauh Mana Negara Berpihak pada Pendidikan?
-
Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis
-
DPRD DKI: Jakarta Mimpi Jadi Kota Global Tapi Anak Putus Sekolah Masih Banyak
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Warga Lombok Menjerit: Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Harga Melonjak
-
Jarak Tempuh Terlalu Jauh, ASN Menyerah Gunakan Sepeda ke Kantor
-
Kinerja BRI Tetap Solid, Laba Bersih Tumbuh 13,7% Capai Rp15,5 Triliun di Awal 2026
-
Undian Digelar, Nasabah BRI Berpeluang Raih Experience Eksklusif Menyaksikan Barcelona di Camp Nou
-
Skandal Narkoba Oknum Perwira Polisi di NTB: Jaksa Endus Aliran Dana Miliaran Rupiah