SuaraBali.id - Sebuah mobil Suzuki Jimny warna biru DK 1294 HP mengalami kecelakaan karena gagal menanjak dan masuk ke sungai Yeh Simpuh di bawah bawah jembatan penghubung Desa Biaung - Pumahan Penebel Tabanan, Bali yang dalamnya sekitar 30 meter.
Penegndara Jimny nahas tersebut bernama I Made Ekayasa (65) mengalami luka-luka hingga harus mendapatkan perawatan di BRSUD Tabanan.
“Diduga pengendara tidak dapat menguasai kendaraan dengan baik. Kondisi kendaraan yang kurang terawat dan rem tidak berfungsi dengan baik,” Kata Kapolsek Penebel AKP I Nyoman Artadana Kamis, (14/7/2022) sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Kejadian ini sudah terjadi pada Rabu, (13/7) sekitar Pukul 17.00 WITA, korban bersama istrinya datang dari Denpasar menuju rumahnya di Banjar Pumahan, Desa Biaung.
Setibanya di jembatan penghubung Desa Biaung dan Pumahan, korban berhenti dan turun dengan tujuan sembahyang atau ngaturang canang pada sebuah Pelinggih di ujung jembatan.
“Selesai sembahyang korban dan istrinya menaiki kendaraan, tiba - tiba ban mobil sebelah kiri terperosok di badan jalan karena tanah gembur,” ujar AKP Artadana.
Atas kondisi tersebut, korban pun meminta tolong pada warga yang lewat. Setelah mendapatkan bantuan dan ban mobil ditahan dengan kayu, korban naik ke mobilnya. Selanjutnya menghidupkan kendaraan tersebut.
Tiba - tiba mobil Jimmy tersebut mundur dan tidak bisa dikendalikan lalu jatuh ke jurang sedalam sekitar 30 meter.
“Korban sempat dibawa ke Puskesmas 1 Penebel hingga dirujuk ke BRSUD Tabanan,” ujarnya.
Baca Juga: Kapal Tugboat Yang Kandas di Pesisir Karangasem Malah Tenggelam Saat Dievakuasi
Karena kondisi sudah gelap dan hujan deras, evakuasi mobil dilaksanakan pada Kamis, (14/7).
Kondisi terakhir I Made Ekayasa mengalami nyeri dada, punggung, bahu dan diduga mengalami patah tulang pada bagian rusuk sebelah kanan.
“Selain itu, korban juga mengalami retak pada tulang bahu sebelah kanan,” ujar AKP Artadana.
Tag
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi
-
Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka
-
Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain
-
Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya
-
Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida