Evelyn lalu menempuh pendidikan di Universitas Kristen Petra di Surabaya, Jawa Timur tahun 2017 itu dengan mengambil Jurusan Desain Komunikasi Visual.
Keahliannya dalam melukis juga ia tumpahkan untuk para pemain Bali United. Ia kerap melukis potret-potret para pemain Bali United.
“Melukis sudah menjadi bagian dari saya juga sejak kecil. Ketika menyukai sesuatu, saya pasti akan lukis atau gambar hal tersebut. Maka dari itu, banyak pula karya saya yang terinspirasi dari perjuangan dan semangat mereka (pemain Bali United) di atas lapangan,” ujar dia.
Bak seorang pengamat, Evelyn pun juga terdengar paham diksi-diksi dan pergerakan para pemain bola.
"Nadeo keren saat penyelamatan menjaga gawang, kombinasi Eber Bessa dan Privat Mbarga tiki takanya juga keren, Brwa Nouri, kemudian Yabes Roni meski cadangan saat dimasukkan cepat pergerakannya, gesit tapi di finishing saja yang kurang," tutur fia.
Di tahun 2021, Evelyn yang kembali ke Bali, pertepatan dengan Bali United menjadi tuan rumah AFC Cup. Tentu kesempatan ini tak disia-siakannya setelah lima tahun penantian menyaksikan tim kesayangan.
Ia pun mengaku merinding melihat atmosfer stadion aaat laga Bali United melawan Kedah Darul Aman FC. Di mana Bali United berhasil menekuk Kedah FC 2-0. Euforia kembali dirasakan.
Teriakan, nyanyian, dan semangat dari kekompakan para suporter membuat Evelyn kagum.
“Satu kata untuk menggambarkan pengalaman saya ke stadion adalah, merinding. Mulai dari para pemain masuk ke lapangan benar-benar perasaan yang tidak bisa dijelaskan. Mungkin karena pengaruh sudah sejak lama saya ingin menonton langsung di stadion,” ungkap dia.
Baca Juga: Delegasi G20 Kunjungi Desa Kutuh, Diajak ke Pura Hingga Membuat Canang
Meski saat itu hujan deras mengguyur Gianyar, Evelyn tak patah arang mendukung Nadeo Argawinata dan kolega.
Ia juga menampilkan foto kolase tahun 2017 lalu dengan tahun 2021 dengan mengenakan jersey yang sama berwarna hitam.
Perempuan berzodiak Libra, ini juga memiliki banyak koleksi merchant baju - baji bertema Bali United.
“Pengalaman menonton sepak bola benar-benar sangat menyenangkan. Tahun 2022 ini sangat senang akhirnya bisa menonton langsung klub favorit dan merasakan kemenangan pertandingan melawan Kedah,” tutup wanita kelahiran Denpasar, 22 Oktober 2000 ini.
Kontributor Bali : Yosef Rian
Berita Terkait
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
-
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini
-
Tampang Duo Belanda yang Bikin Entourage Bali Kini Dicekal dan Kabur ke Singapura
-
Rieke Oneng Soroti Pengeroyokan di Bali: Jangan Sampai Ramah ke Turis, Tapi Lupa Lindungi Rakyatnya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan