SuaraBali.id - Reza Arap mengeluhkan warganet yang sengaja membuntuti mobilnya dan merekamnya. Hal ini diungkapkannya lewat Instagram Story pada Sabtu (2/7/2022).
"Aku merasa marah, kesal dan sedih pada saat yang bersamaan," kata Reza Arap pada unggahan Instagram story-nya.
Masalahnya, warganet yang mengikutinya dilakukan terus menerusan dan merekam menggunakan lampu ponsel yang menyala.
Selain itu, Reza Arap juga merasa terganggu ketika mereka terus-terusan meneriakkan namanya.
"Karena aku ada panggilan penting. Mereka mengikuti dan merekamku dengan lampu kilat menyala. Meneriakkan namaku sepanjang jalan membuat banyak orang penasaran," ujar Reza Arap.
"Dan lebih buruk lagi mereka tetap merekamku bahkan setelah aku menghentikan mobilku dan berkata aku sedang menelepon tolong berhenti," imbuhnya lagi.
Dia pun meminta kepada para netizen untuk menghormati privasinya.
"Tolong jangan lakukan ini padaku lagi. Hormati batasanku," tuturnya.
Terlepas dari itu, Reza Arap menyadari bahwa dirinya cukup terkenal dan itu bagian dari konsekuensi ketenarannya.
"Ya aku tahu itu risikoku dan aku tidak boleh mengeluh. Tetapi ada tempat dan momen di mana aku boleh melakukan hal semacam itu, tetapi terkadang bukan itu saja. Yesus, bagaimana aku mengatakannya," ungkap Reza Arap mengakhiri.
Berita Terkait
-
Video Petugas Kecamatan Mauk Main PlayStation di Kantor Saat Jam Kerja, Picu Kemarahan Publik
-
Viral Bocah Rela Tak Jajan Usai Tahu Ibunya Tak Punya Uang, Bikin Warganet Haru
-
Sarwendah Akhirnya Minta Maaf terkait Videonya yang Viral: Saya Manusia Biasa Tak Luput dari Dosa
-
Video Bandar Membara Diburu di Media Sosial, Pemeran Pria Kini Jadi Tersangka
-
Tak Hanya iPhone, OPPO Find X9 Ultra Bisa Upload Story Instagram Lebih HD!
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar