SuaraBali.id - Pada laga babak penyisihan Grup G Piala AFC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (24/6/2022) malam. Tim Kedah FC dari Malaysia dibantai Bali United 0-2.
Hal ini diakui oleh Pelatih Kedah Darul Aman FC Aidil Sharin Sahak. Ia mengaku tim asuhannya sempat kehilangan fokus.
Seusai pertandingan, Aidil menyebut jika tim asuhannya terutama para pemain muda banyak belajar dari pertandingan melawan para pemain Serdadu Tridatu, julukan Bali United FC.
“Dalam beberapa menit (menjelang babak pertama dan kedua, red.) kami (para pemain, red.) hilang konsentrasi, tetapi saya yakin mereka banyak belajar dari pertandingan perdana ini dan saya tetap bangga karena mereka mengerahkan seluruh kekuatannya pada pertandingan malam ini,” kata Aidil.
Ia juga menyebut skor yang diperoleh oleh Bali United terjadi pada menit-menit terakhir. Pertama dari gol bunuh diri Kapten Kedah FC Wanja Ronald Ngah pada menit 45+1, dan kedua dari penyerang sayap Bali United Rahmat Syamsuddin Leo pada menit ke-82.
“Kami kalah hari ini, tetapi kami akan bangkit pada pertandingan berikutnya,” tambah Aidil.
Sedangkan pemain Kedah FC Syazwan Zainon juga mengaku timnya lengah sehingga itu memberi kesempatan bagi Bali United untuk mendominasi pertandingan.
“Jadi selepas ujung first half (babak pertama, red.), Bali dapat gol,” kata Zainon, pemain cadangan yang baru masuk ke lapangan pada menit ke-90.
Timnya disebut sempat berikan perlawanan pada babak kedua, tetapi gol kedua yang diperoleh Bali United dari tendangan Rahmat Syamsuddin Leo membuat Skuad Sang Kenari kesulitan untuk memberi perlawanan maksimal.
“(Setelah) second goal (gol kedua, red.), sudah itu sedikit sukar untuk kami kembali,” kata Zainon.
Oleh karena itu, Aidil bakal fokus memperbaiki lini tengah dan lini bertahan Kedah FC.
“Kami pastinya bakal lebih memperkuat lini tengah dan tentu saja barisan pertahanan tim. Yang terpenting, kami belajar dari kesalahan-kesalahan, dan tidak mengulang itu pada pertandingan selanjutnya. Kami harus melawan balik,” kata Aidil.
Kedah FC bakal berhadapan dengan wakil dari Filipina Kaya FC Iloilo di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Senin (27/6) pukul 21.00 WITA.
Sementara itu, Bali United bakal melawan wakil dari Kamboja, Visakha FC pada Senin pukul 17.00 WITA.
Dari hasil dua pertandingan, Jumat, Bali United menempati peringkat pertama di Grup G dengan perolehan 3 poin. Di urutan kedua, Visakha FC sama-sama mengamankan 3 poin, tetapi tertinggal selisih gol dari Bali United.
Berita Terkait
-
Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Masih Lebih Rendah dari Malaysia
-
Yabes Roni Dilepas ke Persis Solo, CEO Bali United Ungkap Alasan Penting di Balik Keputusannya
-
Transfer BRI Super League: Persis Solo Resmi Datangkan Yabes Roni
-
Yusuf Meilana Gabung Bali United, Amunisi Baru Pertahanan untuk Putaran Kedua Super League
-
Viral! Bocah Menangis Menolak Pulang, Minta Ayah Nikahi Gurunya
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 Kurikulum Merdeka: Sisi Lain Kartini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali
-
7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa