SuaraBali.id - Rif yang merupakan band legendaris asal Bandung akan kembali menyapa penggemarnya di Bali. Band Rif bakal menggelar konser Ulang Tahun bertajuk “rifversary” di Hard Rock Café Bali pada Jumat, 1 Juli 2022 mendatang.
Para fans akan bisa menikmati kembali belasan lagu hits bakal dinyanyikan band yang digawangi Andy (vokal), Jikun (gitar), Maggi (drum), Ovy (gitar) dan Teddy (bass).
Gitarist RIF, Jikun menjelaskan, selama ini RIF sebenarnya masih terus berkarya, bahkan pada masa pandemi beberapa waktu terakhir.
Selain belakangan ini aktif di media sosial, mereka banyak melakukan konser live streaming termasuk untuk merayakan Ulang tahun ke 27.
Jumlah penonton untuk setiap konser cukup banyak. Namun selalu diikuti dengan pertanyaan, kapan akan muncul secara benar-benar live dimana fans RIF bisa berinteraksi secara langsung dan menikmati konser yang sesungguhnya.
“Karena itu untuk perayaan Ultah ke 28 ini, kami putuskan untuk menggelar konser dan kebetulan disambut baik oleh Hard Rock Kafe di Jakarta dan Bali,” katanya, Jumat,(24/6/2022) di Denpasar.
Konser yang digawangi bersama Kawan Tua Manajemen telah terlaksana di Jakarta pada 25 Mei dan kemudian akan digelar di Bali.
Untuk konser di Bali, RIF akan menyiapkan belasan lagu hits dari sekitar 63 lagu hits sepanjang karir mereka. Beberapa diantaranya adalah Radja, Green Song, Son, Rock N' Roll Fantasy, Si Hebat, Dunia, Jeni, Sick, Fight, Bintang Kedjora, Bunga, Aku Ingin, Cinta Adalah, Manis Getir, Loe To Ye dan Beri Dunia Senyuman. Konser juga akan dibuka oleh penampilan Dgordaks, OPX , Diana Rosa dan gitaris cilik Caleb.
Bagi Jikun, Masa 28 tahun itu telah membuat mereka merasa makin matang dalam bermusik. Perbedaan dengan saat ini adalah kondisi lingkungan yang telah berubah jauh.
Baca Juga: Jambret di Tabanan Sasar Perempuan Pulang Kerja Malam Hari
“Kami besar di masa industri musik masih identik dengan radio dan televisi sehingga selera orang lebih gampang dibaca dan kita tahu mau promosi dimana,” katanya.
Saat ini dengan gencarnya media sosial, semua orang bisa mempromosikan dirinya sendiri dan selera ornag pun bisa berkembang lebih cepat dan beragam. Untuk mendapat perhatian publik pun, kata dia, setiap band harus menjadi indie dengan upayanya sendiri dan tak bisa bergantung pada label tertentu.
“Mau gak mau kita harus mengikuti trend ini,” jelasnya.
Namun demikian, dari segi bermusik RIF tetap berada di jalur rock alternative yang telah membesarkan mereka.
Dari segi semangat bermusik, menurut Jikun, mereka tetap berusaha kembali untuk menjaga semangat awal dimana pada mulanya kesenangan mereka adalah dalam memainkan musik itu sendiri.
"Jadi suasana itu yang kita nikmati, bagaimana dulu sejak masih di kampus main band kesana kemari. Kalau kemudian kita jadi populer dan dikenal orang ya itu hanya bonus saja dari kesenangan kita,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang
-
Bareskrim Pantau 24 Jam New Star Club Bali Usai Digerebek, Izin Usaha Diusulkan Dicabut
-
Purple Prose: Saat Karma Menagih Janji di Bawah Langit Bali
-
Bagaimana Kebijakan di Bali, Jika Takbiran Lebaran dan Nyepi Berbarengan?
-
Tragedi Gilimanuk: Saat Mudik Berubah Jadi Perjuangan Bertahan Hidup
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus
-
Polisi Tangkap Tiga WNA Produksi Video Porno 'Ojol' di Bali, Ada Aktor Italia dan Prancis
-
Cerita Lansia Berlebaran Tanpa Keluarga di Panti Jompo Mandalika
-
Kekacauan Mudik Bali: 3.923 Penumpang Tertahan, Terminal Mengwi Jadi Saksi Drama Keberangkatan
-
Laporan Terkini Kemacetan Horor Arus Mudik di Gilimanuk