SuaraBali.id - Selain menyerang ternak sapi, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) mulai menyerang ternak kerbau dan kambing menjelang Idul Adha 1443 Hijriah.
Hal ini terjadi di Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini pun dibenarkan oleh pemerintah daerah setempat.
"Ternak yang terjangkit PMK saat ini ternak sapi, kerbau dan juga kambing," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah Lalu Taufikurahman, Jumat (17/6/2022).
Berdasarkan data sementara dari Tim Satgas Penanganan PMK yang telah dibentuk, total kasus wabah PMK di Lombok Tengah mencapai 10.995 ekor.
Akan tetapi sekitar 50 persen atau 5.442 ekor ternak sapi telah sembuh.
Adapun total kasus PMK pada ternak kerbau sebanyak 112 ekor dan sembuh 61 ekor serta untuk kambing yang terkena wabah PMK sebanyak 60 ekor dan sembuh baru 16 ekor.
"Jadi total ternak yang sembuh baik sapi, kerbau dan kambing itu 5519 ekor dari total kasus 11.167 ekor. Sedangkan sisa yang masih sakit 5658 ekor," katanya.
Untuk penyebaran wabah PMK hingga saat ini terus melonjak atau hampir ada di 12 Kecamatan yang tersebar di 102 desa dari 139 Desa di Lombok Tengah.
Hingga saat ini pemerintah daerah juga masih melakukan penutupan semua pasar hewan sampai tanggal 20 Juni sesuai dengan surat yang telah dikeluarkan.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Bali Kirim 9 Ribu Sapi Potong ke Berbagai Daerah di Indonesia
"Pasar hewan masih ditutup untuk sementara," katanya.
Dan meskipun penularan hewan karena PMK ini masih terjadi, ketersediaan hewan kurban di Lombok Tengah dipastikan bisa terpenuhi baik itu untuk hewan kurban sapi maupun kambing.
"Kami telah mendorong para pengusaha ternak hewan kurban untuk membuka kios penjualan hewan kurban dengan menerapkan protokol kesehatan PMK. Sehingga ternak yang akan dijadikan kurban tetap sehat," demikian Lalu Taufikurahman. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade
-
Terdesak Pakan Mahal, Peternak Gunungkidul 'Jual Sapi Demi Sapi'
-
Shio Kambing Api Tahun Berapa? Ini Karakteristik dan Peluang Hokinya
-
Harga Cabai Merah Keriting Turun Jadi Rp67.492 per Kilogram, Daging Sapi Naik
-
Ramalan Shio Paling Beruntung di Tahun Kambing Api 2027
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong