SuaraBali.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi kegiatan Vespa World Days 2022 yang diikuti ribuan pecinta Vespa di The Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.
"Vespa World Days ini saya ucapkan selamat kepada Bali yang menjadi venue pertama di luar Eropa dan memecahkan rekor peserta," ujar Menparekraf Sandiaga Uno di Kota Denpasar, Minggu 12 Juni 2022
Ia mengatakan, pelaksanaan Vespa World Days 2022 berdampak positif pada sektor pariwisata di Pulau Dewata karena kegiatan itu juga banyak diikuti oleh para pecinta vespa dari mancanegara.
"Ada tiga hal yang mereka bawa kembali dari Bali yaitu friendship (persahabatan), brotherhood (persaudaraan) dan love (cinta)," katanya.
Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan, kegiatan seperti Vespa World Days 2022 itu juga diharapkan dapat menjadi pariwisata yang berkualitas di Indonesia.
"Tahun depan kita akan terus giatkan kegiatan-kegiatan internasional seperti saat ini, sehingga lebih banyak wisatawan mancanegara yang hadir," ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini kondisi kepulihan sektor pariwisata Pulau Dewata untuk wisatawan nusantara sudah mencapai 70 persen. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara baru sekitar 30 persen.
"Ini yang saya akan genjot di akhir tahun, wisatawan nusantara balik 100 persen sebelum angka pandemi atau 2019. Dan mudah-mudahan bisa mencapai 50-70 persen untuk wisatawan mancanegara. Harapannya 1,1 juta lapangan kerja tercipta sebagai bagian daripada kepulihan ekonomi kita," ungkap Sandiaga.
Vespa World Days 2022 berlangsung pada 9-12 Juni 2022 yang diikuti ribuan pecinta vespa dengan menggunakan berbagai tipe vespa untuk berkeliling Bali yang menarik perhatian masyarakat serta wisatawan di Pulau Dewata.
Para peserta sebelumnya juga melakukan konvoi ke Desa Wisata Penglipuran, salah satu desa terbersih di dunia dan desa yang telah dianugerahi penghargaan desa wisata berkelanjutan UNWTO.
Selain melakukan konvoi ke Desa Wisata Penglipuran, peserta sebelumnya juga konvoi ke berbagai daya tarik wisata yang ada di wilayah setempat juga luar Bali seperti Lombok, NTB.
Rekor yang dicatat dari ajang tersebut adalah rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia dimana VWD Bali sebagai rekor Asia karena untuk pertama kalinya Vespa World Day digelar di luar Eropa. Selain itu VWD 2022 juga masuk nominasi rekor dunia sebagai acara VWD dengan peserta terbanyak.
Managing Director PT. Piaggio Indonesia, Marco Noto Ladiega menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari Kemenparekaf/Baparekraf dalam penyelenggaraan "Vespa World Days 2022". Event itu menurutnya bukan semata-mata untuk komunitas Vespa tapi untuk Indonesia.
"Event ini tidak hanya untuk brand kami, tapi untuk Indonesia. Penting bagi kita untuk mendukung Indonesia setelah periode yang berat (pandemi COVID-19) khususnya di Bali. Ini menjadi tanda untuk pertumbuhan pariwisata di Indonesia," kata Marco. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar
-
Letusan Berkali-kali Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Diminta Waspada Bahaya Ini
-
BUMN dan Himbara Bahas Stabilitas Pasar, BRI Tekankan Pentingnya Fundamental Kuat
-
Mau Mendaki Gunung Rinjani? Wajib Tahu 5 Aturan Baru Ini
-
Korupsi Sarung dan Mukena, Legislator Lombok Barat Dituntut 2 Tahun Penjara