SuaraBali.id - Di Bali tentulah terkenal dengan pantainya. Tempat yang memesona itu bisa menghipnotis siapapun yang berkunjung ke sana.
Akan tetapi ada pula tempat wisata lainnya di Bali yang tak kalah menarik. Salah satunya adalah destinasi wisata Taman Hutan Raya Ngurah Rai atau terkenal dengan Mangrove Information Centre (MIC).
Wisata hutan mangrove ini terletak di Jalan By Pass Ngurah Rai, Suwung Kauh, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Indonesia. Selalu ramai dikunjungi.
Selain itu banyak juga pasangan atau calon pengantin yang menggunakan wisata ini sebagai tempat prawedding mereka.
Keindahan hutan Mangrove bisa membuat pikiran kita menjadi tenang dan sangat cocok untuk melepaskan penat.
Hutan mangrove selain untuk tempat wisata juga memiliki manfaat yang begitu besar yaitu mampu untuk menahan adanya gelombang air laut yang sewaktu-waktu dapat masuk ke daratan.
Adanya hutan bakau atau hutan mangrove berfungsi untuk mengurangi terjadinya pengikisan tanah di pinggir pantai atau lebih sering dikenal dengan abrasi.
Di hutan mangrove ini kamu bisa menikmati indahnya akar yang sangat rimbun serta menjulang tinggi ke atas, sehingga menciptakan pemandangan yang begitu sejuk di mata.
Di wisata hutan mangrove ini juga terdapat sebuah jembatan kayu yang mencapai panjang hingga 3km untuk para pengunjung berjalan menyusuri hutan ini.
Baca Juga: Datangi Acara Krisna Oleh-oleh, Istri Gubernur Bali Borong Dagangan Dan Bagikan Uang Rp 200 Ribuan
Di hutan mangrove juga desediakan beberapa gazebo untuk para pengunjung beristirahat apabila telah lelah berjalan. Untuk harga tiket masuk ke dsetinasi wisata hutan mangrove ini pengunjung cukup membayar sebesar Rp 10 ribu saja per orang.
Destinasi wisata ini buka pada pukul 08.00 sampai pada pukul 18.00 WITA. Fasilitas yang disediakan yaitu berupa area parkir kendaraan, tempat istirahat, tempat penanaman hutan bakau, penjual keililing, dan masih banyak lagi yang lainnya. (Beritabali.com)
Berita Terkait
-
Kalimantan dan Bali Bakal Dikeliling Transportasi Kereta Api
-
Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital
-
Viral 3 Turis Diduga IDF Diusir dari Gym, Media Israel: Bali Tak Lagi Ramah!
-
Begini Cara Warga Israel Masuk Indonesia hingga Bisa Pelesir ke Bali hingga Toraja
-
Viral 3 Turis Diduga IDF Diusir dari Gym, Media Israel Sebut Bali Tak Lagi Ramah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
Selamatkan Tanah Negara, Kejari Lombok Tengah Amankan Tanah Miliaran Rupiah dari Mafia Tanah?
-
Flores Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, BMKG: Hati-hati Bangunan Retak
-
Elang Nias dan Burung Hantu Siau Dilaporkan Punah di Indonesia, Benarkah?
-
Kabar Baik! Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT Lewat Pelni Digratiskan 100 Persen