SuaraBali.id - Istri Gubernur Bali Wayan Koster, Putri Suastini Ni Putu Putri Suastini atau Putri Koster menghadiri gebyar pasar murah Galungan Kuningan di Krisna Oleh-Oleh Bali, Jalan Nusa Kambangan, Denpasar pada Minggu (5/6/2022).
Dalam acara itu, perempuan yang karib disapa Bunda Putri ini melakukan peninjauan setiap stand UMKM dan memborong berbagai macam barang dagangan dari setiap stand lalu membagikan kembali kepada masyarakat yang hadir dalam gebyar pasar rakyat dengan anggaran sebesar Rp 17 juta.
Mayoritas UMKM yang diperdagangkan adalah barang-barang kebutuhan menyambut hari raya Galungan dan Kuningan seperti buah, sayur, ikan dan daging serta olahannya, jajanan tradisional Bali seperti dodol Bali, kacang sahur.
Dalam kegiatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat sekitar untuk bernyanyi dan menari berhadiah.
Masyarakat yang ikut antusias turut berjoget bersama dan mendapat THR besarnya bervariasi dari Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu rupiah.
Selain itu ia juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 650 penerima bantuan sembako dari Krisna Oleh-Oleh Bali.
Total bantuan sembako yang dibagikan pada hari itu adalah 2 ton beras dan voucher belanja masing-masing 25 ribu rupiah yang dibagikan secara merata kepada masyarakat di 7 (tujuh) banjar di sekitar Lingkungan Krisna Oleh-Oleh Nusa Kambangan.
“Kegiatan gebyar pasar rakyat ini sangat bagus dilaksanakan karena ikut berempati kepada masyarakat. Ini juga membantu memecah kepadatan masyarakat di pasar-pasar tradisional. Saya berharap toko-toko besar lainnya juga dapat membuat kegiatan serupa. Adakanlah gebyar pasar murah untuk membantu masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.
Sedangkan Ajik Krisna selaku pemilik Krisna Oleh-Oleh Bali pun berjanji untuk melaksanakan gebyar pasar murah serupa setiap menjelang hari raya Galungan dan Kuningan di tiga lokasi Krisna Oleh-Oleh yang lain.
Baca Juga: Menjelang Galungan Pasokan Air di Kuta Utara Terganggu Sampah Kiriman, Warganet Resah
Tag
Berita Terkait
-
Membaca Patiwangi: Merenungi Suara Perempuan Bali Lewat Goresan Puisi Oka Rusmini
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Desa Les: Fondasi Kolaboratif bagi Ketahanan Desa Berkelanjutan
-
Desa Sejahtera Astra Les Bali: Garam, Laut, dan Masa Depan Berkelanjutan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Danantara melalui BRILink Agen Dorong Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi Ke Pelosok Negeri
-
Kerja Ekstra, Gaji Dipotong: Nasib Ironis Kader Posyandu Cuma Digaji Rp150 Ribu
-
Jangan ke Pantai Dulu! BMKG Peringatkan Potensi Air Laut Pasang di Bali
-
Aturan Kapal Wisata Dinilai Masih Abu-Abu, Pengusaha Kapal Desak Pemerintah Benahi Regulasi
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa