SuaraBali.id - Legenda di Pulau Lombok, NTB banyak yang masih diyakini masyarakatnya. Salah satunya adalah soal Desa Besari yang disebut-sebut hilang secara misterius.
Konon Desa Besari berada di Dusun Kertaraharja, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Sebagaimana cerita orang-orang di Lombok yang percaya akan hal ini. Desa Besari diyakini berpindah alam ke alam gaib.
Sebagaimana dilansir dari beritabali.com, asal-usul hilangnya Desa Besari pada akhir abad ke 17 ini diceritakan oleh Pemangku Adat Dusun Kertaraharja, Amiq Kholid.
Diceritakan bahwa kerajaan Karangasem telah berhasil menaklukkan Mataram dengan mendirikan pusat kerajaan di Cakranegara Mataram.
Kala itu raja melihat Kedatuan (Kerajaan) Besari sangat makmur dengan penduduk berniaga dan bertani. Mereka kemudian menawarkan kerja sama.
Namun karena merasa kerjasama tersebut tak menguntungkan Datu, maka sang raja menolak. Raja Karangasem pun tak terima dan mengutus sebagian besar prajurit untuk menginvasi Besari.
"Kemudian Datu Besari mengirim 100 hingga 200 prajurit untuk ke daerah pintu masuk kedatuan untuk bernegosiasi dengan Karangasem agar tidak terjadi pertumpahan darah," kata Amiq Kholid bercerita pada Rabu, 25 Mei 2022.
Tawaran perdamaian ditolak oleh Karangasem. Akhirnya, Datu Besari memerintahkan seluruh penduduk agar berkumpul membawa ternak mereka ke Kedaton.
"Saat semua kumpul, datu mengambil batok kelapa diisi air dan didoakan. Kemudian air tersebut digunakan untuk menyirami seluruh Kedatuan tersebut. Dengan kehendak Allah SWT Kedatuan Besari hilang dan berubah menjadi hutan," ujarnya.
Baca Juga: Dua Warga Prancis Selamat dari Kandasnya Kapal Ikan Terbang di Sumbawa
Sejak saat itu Desa Besari menghilang. Para prajurit yang sebelumnya berada di luar bersedih karena mereka ditinggalkan.
Namun suara misterius dari bekas Kedatuan Besari muncul menasihati prajurit.
"Suara itu muncul, mengatakan jika semua orang ikut hilang, siapa yang akan menceritakan kisah ini ke generasi berikutnya," kata Amiq Kholid.
Dari kejadian tersebut, hingga saat ini secara turun-temurun kisah hilangnya Desa Besari menjadi cerita masyarakat setempat yang hidup di komunitas itu.
Museum Desa Amiq Kholid juga mendirikan sebuah museum yang diberi nama Museum Desa Genggelang.
Di sana, beberapa benda peninggalan Kedatuan Besari dapat dijumpai. Benda-benda tersebut berupa rompi raja Besari hingga lampu minyak.
Berita Terkait
-
Menjaga Pesisir Sumbawa Melalui Ekowisata Mangrove Nanga Sira Desa Penyaring
-
Misteri 40 Menit di Kamar Mandi, Misri Puspita Bakal Bersaksi di Sidang Pembunuhan Brigadir Nurhadi
-
Sirkuit Mandalika Dibuka untuk Umum, Turis Bisa Rasakan Sensasi Jadi Pebalap
-
Tersangka Korupsi Pokir Dinsos Lombok Barat Belum Ditahan, Kejari Mataram Beberkan Alasannya
-
Kenawa: Menemukan Kedamaian di Padang Sabana Tengah Laut
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Jangan Salah! Ini Durasi Tidur Ideal Berdasarkan Usia Anda
-
Rekomendasi Mobil Keluarga Terbaik di 2026
-
Rilis Bulan Depan, Ini Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra
-
BMKG Deteksi Pusat Tekanan Rendah di Selatan NTB, Ancaman Cuaca Ekstrem?
-
Dua Kasus Super Flu Ditemukan di Bali, Begini Kondisi Pasien