SuaraBali.id - Kasus gigitan anjing rabies di Jembrana, Bali dinilai mengkhawatirkan. Terlebih saat ini sudah menginjak di angka 101 kasus.
Sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com, kasus rabies di Jembrana, Bali ini pun masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) karena berturut-turut kasus meninggal karena gigitan anjing rabies.
Setelah warga Desa Pergung, Mendoyo, Jembrana meninggal diduga terinfeksi virus rabies, kini kembali seorang anak juga meninggal usai tergigit anjing diduga terjangkit rabies.
Pada 5 bulan terakhir di tahun 2022 ini sudah tercatat 101 kasus gigitan anjing yang positif rabies di Jembrana.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan berbagai upaya dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan Bidang Kesehatan Hewan dan Viteriner Jembrana untuk mengantisipasi penyebaran rabies ini.
Hal itu dilakukan baik lewat sosialisasi maupun vaksinasi rabies jemput bola ke masyarakat. Terkait kasus meninggal seorang anak setelah digigit anjing rabies, pihaknya menekankan agar masyarakat lebih proaktif melaporkan jika tergigit anjing agar mendapatkan penanganan sesuai prosedur atau SOP.
Jumlah kasus rabies di Jembrana dari bulan Januari hingga Mei 2022 sudah tercatat 100 kasus. Angka tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan tahun 2021.
Berita Terkait
-
Mencicipi Donat Artisan yang Unik dan Autentik, Cita Rasa Bali di Setiap Gigitan
-
Baru 20 Tahun, Kadek Arel Resmi Jadi Anggota Exco APPI
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis