SuaraBali.id - Akrtis yang juga selebgram Jennifer Coppen melaporkan kepada kepolisian atas kasus dugaan penganiayaan yang dialami di sebuah bar di Jalan Petitenget, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Bali, pada Kamis (12/5/2022) sekitar pukul 03.30 Wita.
Artis yang membintangi FTV itu sudah diproses Kepolisian Sektor Kuta Utara sejak masuk Jumat (13/5/2022) sore. Kepala Unit Reskrim Polsek Uta Utara, Iptu Mohammad Amir menerangkan, selama 4 hari penyelidikan, dirinya sudah mengantongi identitas dan ciri-ciri terduga pelaku penganiayaan.
Namun untuk ciri-ciri pelaku dan kelompoknya apakah Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) mengingat kasus bermula dari sekelompok pria menggoda bule perempuan di bar, Amir enggan membeberkannya.
“Untuk ciri-ciri kami sudah kantongi dan untuk nama pelaku kami sudah kantongi juga, untuk ini (pelaku WNI atau WNA,-red) kami belum bisa menjawab, karena kalau kami jawab warganet bisa cocokologi,” tegas Amir saat dikonfirmasi, pada Selasa (17/5/2022)
Amir menuturkan sudah memeriksa 3 orang saksi termasuk Jennifer Coppen dan masih menambah saksi untuk diperiksa guna selanjutnya sebagai dasar pemanggilan terduga pelaku.
Selain itu, tim opsnal Reskrim Polsek Kuta Utara juga bakal memperdalam Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi.
“Tinggal periksa beberapa saksi, pasti nanti kami kirim surat panggilan untuk mempertajam dasar kami memanggil pelaku. CCTV belum dapat dikonfirmasi oleh tim opsnal kami karena kami masih memperdalam keterangan saksi-saksi. Kami sudah memeriksa 3 orang saksi termasuk korban dan melaksanakan penyelidikan di TKP, saksi selain pelapor tentunya teman-teman pelapor yang malam itu ikut bersama pelapor,” ucapnya.
Untuk kronologisnya, Amir menjelaskan bahwa saat itu Jennifer sedang berdiri di pintu keluar masuk Bar, lalu Jennifer melihat seorang wanita asing yang sedang mabuk diganggu oleh sekelompok laki-laki.
“Pelapor memberitahu salah satu dari laki-laki tersebut untuk berhenti menggangu wanita tersebut, tiba -tiba terlapor datang dan menarik temannya yang diajak bicara oleh pelapor dan terlapor memberi tahu pelapor agar jangan macam-macam dengan mereka,” kata Amir.
Baca Juga: Oknum TNI Dan Pengacara Ditangkap Polisi, Disebut-sebut Anak Pejabat di Badung
Atas tindak kekerasan yang dialami, perempuan dengan pengikut 1,6 juta followers di Instagram itu mengaku tidak dapat bekerja dikarenakan ia juga bekerja di bidang produk kecantikan perawatan wajah.
“Kemudian tiba - tiba terlapor langsung menampar wajah pelapor hingga mengenai rahang sebelah kanan.dengan kejadian tersebut pelapor mengalami luka nyeri dan sakit pada pipi kanan bawah sampai ke rahang kanan,” ungkapnya.
Kontributor Bali : Yosef Rian
Berita Terkait
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia
-
Kisah Bli Nyoman Merawat Alam di Desa Sejahtera Astra, Les Buleleng Bali
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bikin Elus Dada! Upah Kupas Bawang di Lombok, Dari Pagi Sampai Malam Cuma Rp500 per Kg
-
Ingin Nonton MotoGP Mandalika Plus Dapat Gaji? 2.500 Posisi Relawan Resmi Dibuka
-
Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup
-
Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak
-
Tim SAR dan K-9 Dikerahkan Bantu Pencarian Korban Gempa NTT