SuaraBali.id - Advokat Agung Intan Ary Dwi Mayasukma, akhirnya melapor ke Polresta Denpasar, pada Jumat (13/5/2022) siang. Ia datang karena mencari sang suami yakni berinisial AANA sejak dua pekan lamanya.
Mereka sebenarnya tinggal bersama di Jalan Gunung Lawu, Denpasar Barat. Namun kini putus komunikasi sejak tanggal 27 April 2022 pukul 17.59 WITA.
AANA diketahui sebagai Dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Denpasar itu dilaporkan hilang ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar.
“Saya kehilangan kontak sejak 27 April 2022. Terakhir berkomunikasi kepada suami melalui pesan WA (WhatsApp). Jadi terakhir dia (Suaminya, red) kontak dengan saya itu, saat dia ingin nyebrang dari Banyuwangi menuju Surabaya. Setelah itu saya hilang kontak dengan saya, ditelepon tidak diangkat, di-sms, di-chat WA juga ga dibales. Karena khawatir beberapa minggu ga ada kabar, saya langsung melakukan pelaporan dan langsung diterima oleh Unit PPA Polresta Denpasar,” tutur Agung Intan kepada awak media di Polresta Denpasar.
Agung Intan mengaku sebelumnya tidak pernah ada permasalahan rumah tangga dengan sang suami.
Ia pun merasa khawatir akan keberadaan suaminya tersebut karena sudah sekian lama lost contact dan tak jelas bagaimana kondisinya hingga detik ini.
Agung Intan takut jikalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terjadi pada suaminya. Terlebih saat ini marak kasus penculikan disertai pembunuhan atau pun begal.
“Saya sangat khawatir. Takutnya terjadi sesuatu karena zaman sekarang kan banyak istilahnya pembunuhan atau penculikan. Itu yang saya takutin. Mohon bantuan media mempublikasikan hal ini sehingga suami saya bisa segera kembali,” harapnya.
Awak media juga berusaha menghubungi nomor telepon AANA namun tidak diangkat dan dialihkan.
Baca Juga: 823 ODGJ Berat di Tabanan Didominasi Masalah Ekonomi, Terbanyak di Wilayah Kediri
Dikonfirmasi terkait adanya pengaduan kehilangan suami tersebut di Unit PPA, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi membenarkan pihak pengadu Agung Intan Ary Dwi Mayasuksma, SH, MH dan yang dilaporkan hilang Dr AA Ngurah Adhiputra.
Berita Terkait
-
Urgensi Tata Kelola Energi: Mengurai Akar Masalah Kelangkaan BBM yang Lumpuhkan Bali
-
Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub, TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional
-
Tak Mau Dipanggil Ahjussi, Gong Yoo Minta Dipanggil Oppa di Fan Meeting Jakarta
-
Sinergi Pemerintah dan Pertamina Percepat Pemulihan Distribusi BBM di Bali
-
Dukung Visi Indonesia Digital 2045, GoTo Rilis LLM Open-Source 27 Miliar Parameter di Bali Tech Week
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?
-
Selaras dengan Asta Cita, BRI Perkuat Pembiayaan Produktif dan Inklusi Keuangan
-
Blak-blakan Menteri Bahlil Soal Penyebab Antrean BBM di Bali dan Solusi Kilatnya
-
Aliran Dana Haram Rp12,4 Miliar Terbongkar, KPK Panggil Sejumlah Pejabat Lombok Barat
-
Asyik! Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Cair Hari Ini, DPR Minta Jangan Ditahan-tahan