SuaraBali.id - Terkait adanya wacana atau isu kenaikan tarif Visa On Arrival (VOA) atau visa kunjungan tiga kali lipat di Bali, Gubenur Bali Wayan Koster mengaku akan mempertanyakan soal kenaikan itu kepada Menteri Hukum dan HAM.
Dalam konferensi persnya di Gedung Jayasabha, Denpasar Sabtu (16/4/2022), Wayan Koster mengaku baru tahu hal itu hal ini saat membaca di media massa.
“Saya baru mendengar, saya baru membaca hari ini dan saya akan koordinasi dengan bapak Menkumham,” ujar Koster.
Ia menegaskan akan bertanya dulu kepada Menkumham soal isu kenaikan VOA ini. Menanggapi soal keluhan pelaku pariwisata yang memprotes adanya kenaikan VOA ini, Koster mengatakan tidak apa-apa karena menurutnya itu adalah aspirasi dan akan disampaikannya.
Baca Juga: Heboh, Video Seekor Monyet Disebut Cari Makan Hingga Masuk ke Ruangan Kantor di Bali
Sedangkan ditanya mengenai persetujuannya soal wacana kenaikan VOA Ini, Koster menjawab bahwa ia akan menyampaikan dan menanyakan.
“Nanti akan saya sampaikan masa naiknya sampai tiga kali lipat,” ujarnya. Menurutnya ia bukannya tidak setuju akan hal ini namun karena ada yang berwenang jadi menyampaikan aspirasi diperbolehkan.
Seperti diketahui sebelumnya adanya wacana kenaikan Visa On Arrival ini membuat gerah pelaku pariwisata. Karena di tengah pemulihan pariwisata Bali dan pelonggaran kedatangan wisman, tarif VOA diwacanakan naik sampai 3 kali lipat.
Pada tarif biasa saat ini, tarif VOA khusus wisata mencapai Rp 500 ribu per orang yang berlaku selama 30 hari, sedangkan pada wacana tarif baru itu naik menjadi Rp 1 .500.000 per orang.
Sementara itu saat ini ada 42 negara yang bisa menggunakan VOA khusus wisata di Bali.
Baca Juga: Gubernur Koster Sebut Produsen Nakal Kirim Arak Gula ke Luar Bali Besar-besaran
Ini daftar negara-negara yang bisa menggunakan Visa Kunjungan Saat Kedatangan/Visa on Arrival Khusus Wisata per 22 Maret 2022 di Bali:
Berita Terkait
-
Mengapa Trump Bekukan Voice of America: 1.300 Pekerja Diperintah Ambil Cuti
-
PHK Massal di VOA: Kontraktor Terancam Deportasi, Misi Kebebasan Pers Hancur?
-
Gubernur Bali Tinggalkan Alphard, Pilih Mobil Listrik BYD, Lebih Murah?
-
Wayan Koster Ungkap Ada Situasi Kurang Mengenakkan di Internal PDIP
-
Jokowi Direncanakan Akan Datang ke Bali Demi Kampanyekan Mulia-PAS, Megawati Tidak
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata