Galih Priatmojo
Senin, 04 April 2022 | 15:51 WIB
Pengacara kondang, Farhat Abbas (kiri). [Suara.com / Evi ARISKA]

SuaraBali.id - Pertandingan Vicky Prasetyo melawan Azka Corbuzier pada 30 Maret 2022 menjadikan anak tunggal dari Deddy Corbuzier keluar sebagai juara.

Sayangnya sang penantang, Vicky harus mengaku kalah pada ronde kedua lantaran kondisi kesehatannya yang kurang baik.

Mengetahui hal tersebut, Farhat Abbas protes dengan adanya pertandingan tinju itu.

Ia menganggap, Vicky yang saat itu kalah hanya dibuat-buat saja sehingga pertandingan tersebut seperti sebuah mainan belaka.

"Saya rasa Vicky itu pura-pura kalah nah kalau pura-pura kalah itu motivasinya apa, berarti pertandingan ini hanya mainan hanya lucu-lucuan," katanya.

Karena alasan tersebut, ia menyebut pertandingan antara Azka dan Vicky termasuk ilegal.

"Ini pertandingan ilegal harusnya pihak kepolisian memproses jangan dikeluarkan izin pertandingan tinju itu," terangnya.

Menurutnya laga tinju antara anak umur 15 tahun dan orang dewasa tidaklah sah, dan pihak penyelenggara terlanjur mendapatkan keuntungan.

"Keuntungan itulah yang kita anggap ilegal kembalikan aja uang penontonnya. Masa melakukan pertandingan anak umur 15 tahun lawan orang tua," tegasnya.

Baca Juga: Keras! Farhat Abbas Anggap Duel Tinju Vicky Prasetyo dan Azka Corbuzier Sebagai Penyiksaan Anak

Bagi Farhat, jika pertandingan semacam itu di lakukan di luar negeri, Ayah yang mengizinkan anak dibawah umur untuk bertanding pantas untuk ditangkap polisi.

"Deddy Corbuzier kita ini sayang sama kamu sama anak kamu makanya kita protes jangan sampai nanti mau besok lawan lagi Ahmad Dhani besok lawan lagi Farhat Abbas hanya gara-gara anaknya ingin menang," ungkapnya.

Kontributor : Sekarsari

Load More