SuaraBali.id - Pedangdut Dewi Perssik alias DP dan Nikita Mirzani kembali viral di media sosial dan membuat gempar jagat maya. Pasalnya dua pesohor ini saling sindir dan saling mention.
Perseteruan itu semakin memanas manakala Nikita Mirzani menuding Dewi Perssik melakukan aborsi hingga 5 kali.
Nikita Mirzani mengungkapkan tudingan di kolom komentar Instagram. Depe pun telah meng-capture komentar tersebut dan diunggahnya lagi di Instagram miliknya.
"Peringatan untuk semua perempuan Indonesia. Jangan pernah gugurin kandungan, apalagi lebih dari 5 kali. Ke-1 rahim bisa rusak, ke-2 bisa sinting karena dihantuin arwah bayi. Ke-3 darah tinggi," demikian bunyi komentar Nikita Mirzani.
Mulanya peringatan itu ditujukan kepada semua perempuan di Indonesia akan tetapi tulisan itu memention akun Dewi Perssik. Ia juga memperingatkan jika 'jualan' harus mengggunakan pengaman.
"Makanya kalau jualan pake pengaman yah alias coydom," lanjut Nikita Mirzani.
Namun demikian komentar terkait tuduhan itu sudah dihapus, tangkapan layarnya terus beredar di berbagai akun gosip dan sampai ke Dewi Perssik.
Warganet Nikita Mirzani takut diperkarakan oleh pemilik Goyang Gergaji itu sehingga komentarnya langsung dihapus.
"Takut yaa, makanya jadi orang jangan suka ngurusi hidup orang," komentar @rnldfa_.
"Dia terlalu terbiasa mengusik semua artis di alam raya ini mi. Perlu di kasih perhatian khusus dia," balas @elisabethturnip menimpali.
"Kalau soal kata-kataan, cela-celaan, atau sindir-sindiran mah gampang beres. Tinggal didamaikan. Tapi kalo soal aborsi, itu kan kriminal, apalagi menuduh. Wah ini sih berat. Udah kena perangkap nih mami Depe. Sudah siap. Tinggal dijebloskan," kata @honeycool9 menambahkan.
Soal tuduhan aborsi ini, Dewi Perssik sudah menanggapi. Dia minta agar Nikita Mirzani membuktikan tuduhannya. Jika tidak ada bukti, bakal ada konsekuensi yang harus diterima Nikita.
Berita Terkait
-
Peringatan Keras Pramono Anung ke Ribuan ASN Baru Jakarta: Jangan Seenaknya Main Medsos!
-
Sering Ikut Perang Komentar Demi Idol? Hati-hati, Itu Bukan Loyalitas Tapi Fanatisme Buta
-
Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?
-
Sadar Nggak? Kamu Sedang Diperbudak Algoritma Lewat Skandal Artis
-
Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
Terkini
-
Pendidikkan Coding Wajib di 2027, Potensi Pengembangan AI Indonesia Dilirik Investor Polandia
-
2 Orang Meninggal Tiap 5 Menit, Kemenkes Temukan 3 Varian Baru TBC di Indonesia
-
Kronologi Kecelakaan Maut Avanza dan Vario di Lombok: Pasutri Tewas, Bayi Luka-Luka
-
Sejumlah Perwira Polri Disebut Terima Uang dari Bupati Lombok Barat Nonaktif
-
45 Telur King Kobra Ditemukan Dekat Rumah Warga Tabanan