SuaraBali.id - Empat orang nelayan berhasil mendapatkan ikan Monster Kerapu Kertang alias Goliath Grouper dengan berat sekira 100 kilogram, pada Sabtu (12/3/2022).
Nelayan tersebut diantaranya Mangku Made Mawa, Robby, Nengah Karmawan, Koming Panjet berhasil memancing ikan raksasa tersebut di perairan Sanur.
"Super jackpot hari ini sparegun fishing, Monster Kerapu Kertang alias Goliath Grouper berat sekitar lebih dari 100 kilogram, ini bukan ikan langka namun jarang ditemui," tutur nelayan yang juga tokoh warga Sanur, Kadek Suprapta Meranggi.
Pria yang karib disapa Deck Sotto ini menuturkan bahwa ikan tersebut setelah ditangkap dibawa ke daratan dan diputuskan untuk dijual ke pengepul di Benoa dan rencananya bakal di ekspor ke luar negeri.
Ikan seratusan kilogram tersebut memiliki panjang sekitar dua meter lebih bahkan untuk mengangkatnya ke daratan membutuhkan tenaga 4 orang nelayan tersebut.
"Ikannya dijual ke pengepul di Benoa untuk ekspor, rejeki bagi nelayan," ungkapnya. (*)
Kontributor Bali : Yosef Rian
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern