Saat menikmati keasrian taman, jangan sampai melewatkan melihat primata utama yang dilindungi seperti orangutan Kalimantan dan bekantan. Tanjung Puting juga menjadi rumah bagi beruang madu, babi janggut, pelanduk kancil dan lumba-lumba.
Satwa lain yang bisa Anda temukan adalah buaya muara yang masih tinggal di habitat asli, labi-labi serta kurang lebih 200 jenis spesies burung mencakup koloni burung great alba. Kalau beruntung, Anda dapat melihat burung sandang lawe yang termasuk dalam 20 jenis burung terlangka di dunia.
3. Kegiatan Menarik
Selain menikmati keindahan aneka ragam hayati, ada pula berbagai kegiatan menarik di Taman Nasional Tanjung Puting. Berikut beberapa kegiatan favorit yang bisa Anda lakukan:
Menjelajah Konservasi Orangutan
Dengan luas wilayah konservasi yang luas, Anda bisa melihat kehidupan satwa orangutan langsung di habitat aslinya. Ada sekitar 40.000 orangutan yang tinggal dan tersebar di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting.
Baca Juga: Kabar Gembira, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Via Selo Boyolali Kembali Dibuka
Tak hanya itu, Anda bisa menemukan informasi mengenai bagaimana para relawan konservasi merawat orangutan. Kalau Anda ingin menyaksikan orangutan secara langsung, sangat disarankan untuk menunggu hingga jam makan. Di jam-jam tersebut, raja orangutan biasanya turun dari pepohonan.
Bersantai di Tanjung Harapan
Taman Nasional Tanjung Puting tak hanya berisi hamparan hutan rimbun dan satwa langka. Ada sebuah desa bernama Tanjung Harapan yang masih berada dalam kawasan konservasi. Masyarakat yang bermukim di daerah ini rata-rata bekerja sebagai nelayan.
Desa ini juga menjadi tempat tinggal para relawan yang membantu aktivitas konservasi Taman Nasional Tanjung Puting. Tak jauh dari desa, terdapat area perkemahan Tanjung Harapan yang bisa Anda kunjungi saat liburan.
Trekking Menyusuri Hutan
Anda juga bisa melakukan kegiatan trekking hutan tropis. Supaya lebih aman, disarankan jangan trekking sendirian. Minta seorang pemandu menemanimu trekking sepanjang hutan. Selain menghindari risiko tersesat, pemandu bisa membantu Anda mengenal hutan dengan lebih baik.
Baca Juga: Beraksi Saat Nyepi, Pencuri Kayu di TNBB Gali 5 Pohon Sentigi
Menyusuri Sungai Sekonyer
Sebelum memasuki Taman Nasional Tanjung Puting, Anda harus menempuh perjalanan menaiki perahu dari Pelabuhan di Kumai melewati Sungai Sekonyer. Nah, selama perjalanan mengarungi sungai dengan perahu tradisional ini berlangsung, Anda bisa merasakan serunya melihat pemandangan hutan di kanan dan kiri tepi sungai.
Berita Terkait
-
7 Fakta Mengejutkan Ladang Ganja di Bromo: Skandal di Balik Kawasan Konservasi
-
Mentan Targetkan Produksi 1 Juta Ton Beras di Kalteng, Akselerasi Cetak Sawah 75 Ribu Hektare
-
Lagi Jadi Omongan, Segini Tarif Terbangkan Drone di Kawasan Gunung Bromo
-
Menelusuri Kekayaan Alam Indonesia di Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi
-
Prabowo Ditegur soal Proyek Food Estate, Gagal Swasembada Pangan Jadi Ancaman
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan
-
Pemudik dari Bali Jadi Korban Ledakan Petasan Balon Udara yang Diterbangkan Anak-anak