SuaraBali.id - Taman Kencana adalah taman nasional yang terletak di area hijau Kota Bogor yang semakin lama semakin tergeser dengan perkembangan jaman. Taman ini merupakan peninggalan zaman pendudukan Belanda.
Taman Kencana ini sangat indah dengan suasana sekitarnya yang masih teduh, rindang, dan sejuk dengan adanya pepohonan. Taman Kencana menjadi tempat pertemuan juga di Kota Bogor.
Berbagai komunitas, organisasi, dan mahasiswa mengadakan acara di sini. Taman Kencana juga semakin ramai dengan adanya penjual makanan di pinggir jalan maupun terdapat tempat makan di sekitarnya.
Taman Kencana didirikan pada tahun sekitar 1926 hingga 1930. Taman Kencana dibangun sebagai fasilitas warga Eropa. Awalnya Taman Kencana bernama Von Imhoff Plein diambil dari nama pendiri Istana Bogor di Bogor.
Kemudian setelah Indonesia merdeka, Taman Kencana diambil alih dan namanya pun diubah menjadi Taman Kencana. Pada tahun 2015, Taman Kencana mengalami revitalisasi agar menjadi lebih baik lagi.
Taman Kencana menyajikan pohon rindang dan tanaman lainnya. Bagian tengah Taman Kencana tidak ditanami pohon. Meskipun begitu, Taman Kencana tetap sejuk. Wisatawan juga dapat duduk di Taman Kencana karena terdapat bangku taman di dalamnya.
Orang-orang dapat memanfaatkan fasilitas di Taman Kencana yakni berupa kursi taman, maupun sebagai tempat dilaksanakannya sebuah acara atau olahraga seperti jogging dan lain sebagainya.
Pengunjung tidak perlu khawatir mengenai tiket masuk. Taman Kencana membebaskan biaya tiket masuk. Pengunjung bisa menikmati taman ini secara gratis.
Pengunjung hanya perlu membayar biaya parker di Taman Kencana. Hal ini juga menjadi daya tarik Taman Kencana karena menyediakan layanan yang terjangkau dan menyenangkan. Jam operasional Taman Kencana adalah jam 7 hingga 10 malam.
Baca Juga: 516 Pedagang Kaki Lima Bakal Pindah ke Rest Area Gunung Mas Puncak Bogor
Di salah satu sudut taman, ada sebuah patung emas. Patung ini berbentuk manusia. Patung ini didirikan pada tahun 2017 yang kerap disebut dengan Patung Rrevitalisasi Sumpah Pemuda karena adanya deklarasi Sumpah Pemuda yang dilaksanakan oleh pemuda Kota Bogor. Di Taman Kencana juga terdapat prasasti kutipan Bimbim Slank dan Najwa Shihab di patung tersebut.
Demikian penjelasan terkait dengan Taman Kencana. Selanjutnya diketahui pula sejarah berdirinya Taman Kencana dan terlaksananya revitalisasi Taman Kencana pada tahun 2015.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib
-
Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga
-
Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter
-
Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor
-
Wabup Bogor Ade Ruhandi Tak Penuhi Panggilan KPK, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah
-
Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali