SuaraBali.id - Taman Herbal Depok adalah tempat rekreasi yang menarik untuk dikunjungi. Taman Herbal Depok merupakan taman yang menyajikan alam terbuka dan edukasi tanaman obat.
Pengunjung dapat memanfaatkan waktu di sini sebagai destinasi wisata dan refreshing juga sekaligus belajar tentang tanaman obat. Banyak spot foto yang menarik di Taman Herbal Depok.
Taman Herbal Depok juga kerap disebut dengan Taman Herbal Insani. Taman Herbal Depok terdapat program yang berguna untuk mengenalkan wisatawan terhadap tanaman obat.
Kegiatan tersebut meliputi identifikasi tanaman obat, khasiat, budidaya, cara pengolahan, penyimpanan, dan pemanfaatannya. Taman Herbal Depok beroperasi pada pukul 8 pagi hingga 5 sore.
Harga tiket masuk Taman Herbal Depok juga cukup terjangkau. Tiket anak usia 4 hingga 12 tahun yakni sekitar 25 ribu rupiah. Tiket bagi orang dewasa yakni 30 ribu rupiah.
Tiket untuk memanah, memberi makan hewan seperti kelinci, menaiki becak, terapi ikan selama 30 menit, dan sepeda air berkisar antara 5 ribu rupiah. Menaiki perahu cano juga cukup terjangkau yakni sekitar 15 ribu rupiah.
Bagi pengunjung yang ingin menyewa saung, dapat diperoleh dengan harga sekitar 50 ribu rupiah hingga 500 ribu rupiah bergantung pada kelengkapan fasilitas.
Satu kali tiket masuk, pengunjung dapat menikmati fasilitas berupa spot foto, kolam rakit, wahana lain seperti kolam renang. Semua usia dapat masuk ke Taman Herbal Depok sehingga cocok sebagai destinasi wisata keluarga.
Taman Herbal Depok tidak menyediakan pemesanan tiket, sehingga pengunjung harus datang pada hari H. Semenjak Covid-19, ketentuan masuk ke Taman Herbal Depok juga semakin diperketat.
Baca Juga: 5 Taman Rekreasi Populer di Jakarta, Salah Satunya Taman Impian Jaya Ancol
Pengunjung harus menerapkan protokol kesehatan yakni mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker.
Pada umumnya, fasilitas yang disediakan di Taman Herbal Depok adalah Bakiak, Egrang, Balap Karung, Menangkap Ikan, Sampan, dan wahana permainan anak.
Selain itu, terdapat Saung di tengah kolam seperti pondok tradisional disertai musik sunda. Di Taman Herbal Depok juga terdapat kolam renang yang sesuai untuk anak-anak.
Selama mengunjungi Taman Herbal Depok, pengunjung juga dapat melihat PT Herbal Insani untuk melihat pengolahan herbal.
Demikian penjelasan terkait dengan Taman Herbal Depok. Selanjutnya diketahui bahwa Taman Herbal Depok tidak hanya cocok sebagai tempat wisata tetapi juga cocok sebagai sarana edukasi terkait obat-obatan herbal.
Taman Herbal Depok juga cocok dikunjungi bersama keluarga. Taman Herbal Depok terletak di Jalan Bulak, Duren Seribu, bojongsari, Depok, Jawa Barat.
Berita Terkait
-
10 Fasilitas dan Wahana Taman Herbal Insani Depok, dari Arboretum Sampai Budidaya Lovebird
-
Taman Rekreasi Wiladatika, Tawarkan Aktivitas Wisata Seru
-
5 Taman Rekreasi Populer di Jakarta, Salah Satunya Taman Impian Jaya Ancol
-
Taman Mini Indonesia Indah: Info Tiket TMII Beserta Rekomendasi Wahana Terkini
-
7 Tempat Wisata Wonosobo, Keindahan Alamnya Tidak Pernah Mengecewakan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern