SuaraBali.id - Berikut ini tradisi Hari Raya Nyepi di Bali. Setidaknya ada 4 tadisi, Ngembak Geni hingga Mecaru.
Perayaan Nyepi sendiri sebenarnya memiliki tujuan sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta).
Sesuai dengan namanya “Nyepi” yang berasal dari kata sepi (sunyi, senyap), pada saat Hari Raya Nyepi masyarakat Hindu di Bali tidak akan beraktivitas dan menyepi di rumah masing-masing.
Ada beberapa tradisi perayaan hari raya Nyepi di Indonesia yang perlu kalian ketahui.
Berikut ini Tradisi Perayaan Hari Raya Nyepi di Indonesia:
1. Melasti
Tiga atau dua hari sebelum tahun baru, umat Hindu melakukan penyucian dengan melakukan upacara Melasti.
Di beberapa daerah di Bali, Melasti kerap disebut dengan Melis atau Mekiyis.
Pada hari ini, sarana persembahyangan di Pura diarak ke sumber air, seperti pantai atau danau untuk menyucikannya dari leteh atau segala sesuatu yang bersifat kotor.
Baca Juga: Keren! Dengan Medical Tourism, Liburan Di Bali Bisa Sambil Obati Gangguan Mata
2. Mecaru
Tepat sehari sebelum Nyepi yang jatuh pada Tilem sasih kesanga, warga melakukan upacara Buta Yadnya dengan mengambil salah satu jenis caru (Kurban suci) sesuai kemampuan untuk menetralisir leteh.
Buta Yadnya itu masing-masing bernama Panca Sata (kecil), Panca Sanak (sedang) dan Tawur Agung (besar).
Mecaru diikuti dengan pengerupukan, yaitu menyebar nasi tawur, mengitari rumah dan setip sudut pekarangan dengan obor dan memukul benda-benda apa saja seperti kentongan hingga mengeluarkan suara gaduh.
Hal ini dilakukan untuk mengusir Buta Kala dari lingkungan rumah, pekarangan dan sekitar. Di Bali, pengerupukan dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh yang merupakan perwujudan Buta Kala yang diarak keliling lalu dibakar.
3. Nyepi
Berita Terkait
-
Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali
-
Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali
-
Tolak Main di Eredivisie, Striker Bali United Jort van der Sande Menyesal Berkarier di Indonesia?
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo