SuaraBali.id - Harga kedelai kini mengalami kenaikan yang berimbas pada produksi tahu dan tempe. Di Bali, perajin tahu dan tempe pun ikut merasakan dampaknya.
Seperti yang dialami perajin Tahu dan Tempe Budi Arsono (60) di Lingkungan Ketapang Lelateng Kangin, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali. Ia menggeluti usaha perajin tempe ini sudah sejak 30 tahun.
Meskipun saat ini harga bahan baku kedelai mencapai 11.500 rupiah, bahkan bisa mencapai 12.500 rupiah. Dan itu pun kedelai impor.
Menurut Budi, dalam sehari ia bisa produksi tahu dan tempe 50 kg dipasarkan ke warung desa-desa dan sebagian lagi ke Pasar Jembrana. Semua dikerjakan bersama keluarga atau skala home industry.
Kendala saat ini, ia mengaku pada harga bahan dasar kedelai yang kian hari kian melonjak. Menurutnya harga kedelai lokal hanya bertahan 1-2 bulan saja, selebihnya tidak ada lagi dan kini kedelai lokal sedikit langka.
"Dalam jumlah 50 kg kedelai maka bisa menghasilkan 100 ribu berupa tahu dan tempe mendapatkan 600 papan kecil. Ini dikerjakan atau produksi dari jam 07.00 WITA sampai jam 15.00 WITA dikerjakan hanya bersama istri dan menantu setiap harinya. Pengolahan ini masih secara tradisional. Selain kedelai juga butuh kayu bakar yang dibeli dari bahan bekas pengusaha kayu," katanya.
Budi juga menambahkan, hasil limbah ampas juga dijual untuk pakan ternak babi dan ayam ini sudah ada yang mengambil dengan harga 5 ribu sekitar 2,5 kg sehingga tak menyisakan kotoran dari hasil produksi tahu dan tempe.
"Harapannya pemerintah memperhatikan harga dasar kedelai baik impor dan lokal, hingga tidak membuat susah para pengusaha tahu dan tempe terutama yang ada di daerah. Karena tahu dan tempe adalah banyak yang dicari konsumen hampir setiap hari," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka