SuaraBali.id - Taman langit Pangalengan merupakan sebuah wisata alam yang beralamat di Kampung Puncak Mulya, Jalan Cukul, Sukaluyu, Pangalengan, Bandung Barat, Jawa Barat. Taman langit pangalengan ini berjarak sekitar 60 KM dari pusat Kota Bandung.
Lantas apa saja sih di taman langit Pangelangan ini? Simak ulasannya berikut ini, yang dilansir SuaraBali.id dari video YouTube chanel Heriyana Ramdhan pada Selasa (4/1/2022), adapun ulasan mengenai harga tiket, jam buka atau operasional, aktivitas wisata, serta fasilitas yang tersedia di tempat ini adalah sebagai berikut:
Taman langit Pangalengan ini buka selama 24 jam di setiap harinya. Untuk memasuki tempat wisata ini, pengunjung diharuskan membayar tiket masuk sebesar Rp 10 ribu. Biaya parkir motor sebesar Rp 5 ribu, biaya parkir mobil sebesar Rp 10 ribu.
Apabila pengunjung berencana untuk melakukan camping sendiri atau secara berkelompok, adapun rincian biaya yang harus dibayar adalah, biaya camping sendiri per malamnya akan dikenakan tarif sebesar Rp 35 ribu. Untuk camping bersama orang 4 adalah Rp 500 ribu per malamnya.
Bagi pengunjung yang melakukan camping di tempat ini, biaya parkirnya akan dinaikan 2 kali lipat dari harga asal. Jadi untuk biaya parkir sepeda motor orang camping adalah sebesar Rp 10 ribu. Sementara untuk biaya parkir mobil orang camping adalah sebesar Rp 20 ribu.
Selain aktivitas camping ground, pengunjung juga bisa menikmati beberapa aktivitas wisata diantaranya, menikmati keindahan pemandangan alam sejauh 360 derajat yang bisa dinikmati dari ketinggian 1670 mdpl. Seperti udara di dataran tinggi, udara di taman langit pangalengan ini juga terkenal segar dan sejuk.
Pengunjung juga bisa menikmati pemandangan dari jembatan unik yang ada di tengah kebun teh yang memiliki panjang kurang lebih 200 meter. Jembatan kayu ini merupakan salah satu spot instagramable yang bisa dijadikan sebagai tempat berfoto.
Bagi pengunjung yang datang ke tempat ini di waktu pagi hari, maka akan bisa menikmati pemandangan perbukitan yang ditutupi oleh awan. Pemandangan ini disebut sebagai Samudra awan, dan merupakan salah satu aktivitas wisata viral yang bisa dilakukan di taman langit pangalengan.
Adapun fasilitas pendukung di tempat ini, antara lain, memiliki tempat parkir yang luas, toilet untuk MCK, mushollah atau tempat beribadah bagi umat islam, serta warung makan. Jadi apabila rekreasi ke tempat ini, tidak usah takut kelaparan karena sudah ada beberapa warung makan yang menyediakan makanan dan minuman.
Baca Juga: Jangan Kaget jika Tahu dan Tempe Bakal Jadi Barang Langka Besok, Ini Penyebabnya
Demikianlah ulasan mengenai taman langit Pangalengan yang berlokasi di Desa Sukaluyu, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Yang bisa dijadikan sebagai salah satu tempat rekreasi pilihan bersama teman, keluarga, ataupun kerabat terdekat.
Kontributor : Agung Kurniawan
Berita Terkait
-
Persib Bandung Minim Kebobolan, Bojan Hodak: Pertahanan Berjalan dengan Baik
-
Puas Dengan Permainan Persib di Putaran Pertama, Bojan Hodak: Lihat, Kami Nomor Satu Lagi
-
Persib Bandung Juara Paruh Musim, Bojan Hodak Pilih Fokus Target Utama Gelar Juara Akhir
-
Harapan Umuh Muchtar usai John Herdman Diresmikan sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia
-
Komentar Warganet Soal Hadirnya Marc Klok dan Beckham Putra di Perkenalan John Herdman
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?