SuaraBali.id - 12 spot UMKM untuk menyambut perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret 2022 mendatang disiapkan oleh Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
"Dari hasil rapat terakhir bersama Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian, dan Dinas Pariwisata, kita konsepkan untuk menyiapkan 12 spot untuk UMKM saat MotoGP Mandalika digelar nanti," kata Sekretaris Dinas Perdagangan NTB, Baiq Nelly Yuniarti, Selasa (8/2/2022).
Adapun spot UMKM itu tersebar di wilayah KEK Mandalika dan luar Mandalika, seperti di areal parkir timur, parkir barat, kawasan sirkuit, areal Bazaar Mandalika, Beach Park Kuta Mandalika, Bandara BIZAM, eks Bandara Selaparang, Taman Sangkareang RS Mandalika, dan Islamic Center di Kota Mataram.
Adapun pemetaan dari spot UMKM tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi dan analisa pasar dari pengalaman perhelatan World Superbike (WSBK) November 2021 lalu.
Berdasarkan evaluasi, jenis UMKM yang laris manis saat gearan WSBK adalah food and beverage atau kulinari. Para penonton WSBK sampai harus ke Mataram untuk kebutuhan makan.
"Evaluasi WSBK kemarin, yang paling laris ternyata Food and Beverage. Ekraf justru kurang. Sehingga untuk MotoGP nanti kita dorong 80 persen UMKM itu kuliner," katanya.
Menurutnya sekitar 1.000 pelaku UMKM akan dilibatkan dalam 12 spot UMKM tersebut.
Selain kuliner, untuk produk ekraf juga diberi ruang, untuk produk yang punya peluang pasar.
"Untuk ekraf bisa topi anyaman atau slayer, yang saat WSBK kemarin laris juga karena panas," katanya.
Nelly berharap para pelaku UMKM di Lombok dan NTB pada umumnya bisa menangkap peluang gelaran MotoGP Mandalika Maret mendatang.
Persiapan 12 spot UMKM ini terus dikoordinasikan dengan stakeholders lain termasuk Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi, dan Dinas Pariwisata.
"Jadi masing-masing dinas mengambil peran sesuai bidangnya, kita kolaborasi, sebab MotoGP ini bukan hanya bicara Lombok, atau NTB. Tetapi juga Indonesia," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global
-
Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade
-
Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI
-
Kemendagri Koordinasikan Pemulihan Pascabencana Sumatera, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas
-
MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi