SuaraBali.id - Industri pariwisata Bali mulai bergeliat. Kunjungan turis domestik atau wisatawan lokal yang datang ke Bali melonjak 80 persen pada Januari 2022.
Bila dibandingkan 2021, kunjungan ini menandai adanya peningkatan di bidang pariwisata.
"Perbandingannya sekitar 70-80 persen dibandingkan Januari 2021," ujar Kasi Pengembangan Pasar Pariwisata Dinas Pariwisata Bali Gunandika Senin (7/2/2022) sebagaimana diwartakan beritabali.com – Jaringan Suara.com.
Berdasarkan catatannya, kunjungan wisatawan domestik pada Januari 2021 sebanyak 282.248 orang. Sementara, pada Januari 2022 sebanyak 527.447 orang. Adapun, wisatawan domestik datang melewati dua pintu masuk, yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan Pelabuhan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana, Bali.
"Kebanyakan dari Jawa. (Angka kedatangan hampir) sama antara bandara dan pelabuhan itu. Kita dapat datanya dari Dinas Perhubungan," imbuhnya.
Ia menyebutkan, bahwa kunjungan wisatawan domestik di Bali meningkat karena beberapa hal. Pertama, karena mungkin banyak yang kangen Bali, kedua masih ada sisa liburan, dan ketiga, angka kasus covid-19 masih melandai pada Januari 2022.
"Mungkin karena orang sudah lama tidak ke Bali (iya kangen) Bali. Waktu Januari kasus (covid-19) di Bali masih bagus kan di bawah satu digit masih landai dan (kasus covid-19) mulai naik awal Februari. Itu pengaruh juga. Kemudian masih musim liburan, Januari masih ada murid-murid sekolah liburan," katanya.
Selain itu, sebelum covid-19, menurutnya, memang banyak wisatawan domestik datang ke Bali pada Januari jika dibandingkan Februari.
"Memang, pengalaman sebelum covid-19 pun, Februari memang menurun. Lebih tinggi Januari, itu sebelum covid-19," jelasnya.
Sementara, untuk catatan wisatawan mancanegara pada 2022 belum ada kedatangan ke Pulau Dewata.
Namun, pada 2021 dari Januari hingga Desember ada 51 wisman yang datang ke Bali.
"Kalau data kita per Januari hingga Desember (2021) masih 51 (wisman). Itu informasinya kita dapat dari BPS. Mereka, kan harus pilah dulu mana yang hanya kru pesawat yang mana wisatawan asing. Tidak hanya bawa paspor langsung dibilang wisatawan. Dipilah dulu," terang Gunandika.
Ia juga menyampaikan dengan peraturan baru bahwa Bali menjadi pintu bagi WNI dan WNA untuk wisata yang sebelumnya para wisman harus ke turun di Bandara Soekarno Hatta akan ada wisman datang ke Bali.
Selain itu, untuk syarat WNI dan WNA yang datang ke Bali sudah ada Standar Operasional Prosedur (SOP) dan akan ada wisman berlibur ke Pulau Dewata.
"Kemungkinan iya. Kalau dulu kan wisatawan melalui Jakarta. Sekarang langsung bisa asal didukung oleh maskapai. Iya (wisatawan) tetap prokes, tetap ada SOP-nya kalau wisatawan domestik bagaimana dan wisatawan mancanegara juga sudah ada SOP-nya," tandasnya.
Berita Terkait
-
Antara Aturan Adat Bali dan Suara Kenanga yang Menulis Takdirnya Sendiri
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Persib Kebobolan 4 Gol dalam 2 Laga, Ini Kata Bojan Hodak
-
Boni Hargens Puji Langkah Cerdas Kapolri Listyo Sigit: Dari Sport Tourism hingga Satgas Haji 2026
-
Tudingan Ni Luh Djelantik soal Sikap Acuh Gubernur Bali Dianggap Tak Sesuai Fakta
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026