SuaraBali.id - Bukannya membeli barang konsumtif, konglomerat seperti Pieter Tanuri bisa menghabiskan uang dalam sekali transaksi dengan membeli saham.
Bos Bali United ini membelanjakan uangnya dalam jumlah besar untuk investasi.
Taipan tersebut menghabiskan miliaran rupiah dalam sekali transaksi pembelian saham. Melansir keterbukaan informasi, Piter Tanuri kembali membeli 2,5 juta lembar saham PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) pada 25 Januari 2022 lalu.
Sedangkan dalam surat tertanggal 4 Februari 2022, Pieter Tanuri menyebut saham-saham tersebut dibeli dengan harga Rp412 per saham.
Jika dikalkulasikan, nilai transaksi atas pembelian saham BOLA itu mencapai Rp1,03 miliar. Dengan begitu, kepemilikan saham Pieter Tanuri dalam BOLA bertambah 0,04%.
"Jumlah saham sebelum transaksi 2.395.828.820 lembar atau 39,93%, setelah transaksi 2.398.328.820 lembar atau 39,97%," tegasnya, Jumat, 4 Februari 2022. (wartaekonomi)
Berita Terkait
-
Nge-Jokes 1+1=2 yang Viral, Akun Bali United Kena Sentil: Gak Ada Kerjaan Ya?
-
Mekanisme Saham Penunggak Pajak Disita Negara, Cek Solusinya
-
OJK Serahkan Pelaku Saham Gorengan di Pasar Modal, Ini Sosoknya
-
Target Harga PTBA, Sahamnya Bisa Ulangi Level Tinggi Tahun 2025?
-
Saham Rasa Kripto, Gaya Baru Investasi Digital Native
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto