SuaraBali.id - Misteri pemasang patung di kawasan Pura Tirta Manik Mas Gunung Agung kini mulai menemui titik terang. Hal ini setelah berita menjadi viral di media sosial dan banyak orang bertanya-tanya tentang hal ini.
Seorang yang mengaku satu dari rombongan pemasang patung tersebut akhirnya menghubungi PHDI di Kecamatan Selat. Pihak pemasang patung pun rencananya akan bertemu dalam waktu dekat ini dengan pihak pengempon serta pihak pihak terkait lainnya.
"Ya benar, Ketua PHDI Selat dengan salah satu orang yang ikut memasang patung sudah sempat berkomunikasi lewat telepon, rencananya pada 30 Januari 2022 mendatang akan ada rapat yang bertempat di Pura Pasar Agung," jelas Sekretaris PHDI Kecamatan Selat, I Wayan Suara Arsana yang juga sekaligus sebagai bagian humas Pura Pasar Agung Sebudi, Selat, Karangasem pada Rabu (26/01/2022) sebagaimana diwartakan beritabali.com – Jaringan Suara.com.
Seperti diberitakan sebelumnya, patung tersebut diduga dipasang pada 16 Januari 2022 lalu, dimana saat itu ada rombongan pendaki yang berjumlah sekitar 70 orang yang terlihat memakul benda menyerupai patung yang dibungkus dan diangkut mengunakan sebilah bambu (sanan) berkumpul di kawasa Parkir Pura Pasar Agung sekitar pukul 10.00 WITA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian