- Menggunakan Konsep Tri Mandala
Sebagai desa yang masih menjunjung tinggi warisan nenek moyang, Desa Panglipuran dibagi dalam tiga zona yakni Utama Mandala, Madya Mandala dan Nista Mandala.
Utama Mandala merupakan tempat suci atau tempat para dewa, Madya Mandala berisi pemukiman warga dan Nista Mandala tempat pemakaman penduduk.
- Hutan bambu sebagai pelindung desa
Di Desa panglipuran terdapat hutam bambu seluas 45 hektare, atau hampir 40 persen dari total luas desa.
Masyarakat setempat meyakini bahwa hutan bambu merupakan awal dari sejarah keberadaan mereka. Karena itu warga desa ini terus menjaga dan melestraikan hutan bambu sebagai bentuk upaya merawat warisan leluhur serta menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.
- Ritual agama yang terus dilakukan
Ritual agama terbesar di Desa Panglipuran yaitu Ngusaba. Ritual ini biasa dilakukan untuk menyambut Hari Raya Nyepi. Dan setiap 15 hari sekali, warga di sana akan datang ke Pura Penatran untuk bersembahyang.
3. Ragam Festival dan Budaya Desa Panglipuran
Baca Juga: Resmi, Mendagri Terbitkan Instruksi Perpanjangan PPKM Jawa dan Bali
Di desa ini ada festival budaya yang dilakukan di akhir tahun seperti parade pakaian adat bali, parade seni budaya dan lainnya.
Di Desa Panglipuran ada juga budaya yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap perempuan. Salah satunya adalah sebuah tempat yang diberi nama Karang Memadu. Oleh warga setempat, Karang Memadu merupakan tempat untuk mengucilkan seorang pria yang ketahuan melakukan praktik pernikahan poligami.
Karang Memadu juga bisa ditujukan untuk orang yang ketahuan mencuri. Baik yang mencuri atau poligami akan dihukum lalu wajib melakukan sesembahan pada leluhurnya, dengan 5 ekor ayam dengan bulu berbeda.
Warga Desa Panglipuran juga mempunyai dua jenis hukum yang arus dipatuhi dan diikuti yaitu Awig atau peraturan tertulis dan Dhresta yang merupakan aturan adat atau kebiasaan yang tak tertulis.
Demikian tadi ulasan mengenai Desa Panglipuran di Bali. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG