Hanya saja, lanjut Jokowi, anak perusahaan BUMN tersebut, justru banyak yang berjalan sendiri.
“Inilah penyakitnya kenapa banyak anak perusahaan BUMN itu lemah, ya karena konsolidasi mereka enggak kuat. Belum lagi soal managemen yang kalah jauh dari perusahaan swasta. Padahal asetnya bagus-bagus dengan lokasi yang premium,” papar Presiden.
Dengan memiliki aset mencapai Rp 260 triliun pada tahun 2024. Jokowi berharap agar perusahaan BUMN itu dapat terkonsolidasi dengan baik. Harapannya, mereka akan bisa bersaing kompetitif kedepannya.
“Kita ini punya kekuatan yang baik jika semua itu dikelola dengan baik. Kuncinya adalah rekonstruksi dan tata kelola efesien dan efektif. Kalau itu bisa dilakukan, Insyaallah pariwisata kita bisa mapan dari hulu hingga hilir. Tentunya, Holding ini, solusi untuk membuat perusahaan negara bisa gesit dan lincah,” jelas Jokowi.
Potensi domestik, yakni perjalanan itu ada sebanyak 330 juta orang pertahunnya. "Pokoknya itu, jangan diambil oleh negara lainnya. Ini karena, jumlahnya masih jauh dengan wisman yang hanya 17 juta perjalanan,” sambung Presiden.
Jokowi mengingatkan, pada tahun 2022 ini, sejumlah event dunia berlangsung di Indonesia. Di mana tuan rumah yang sudah ada di depan mata, yakni MotoGP dan G-20.
Oleh karena, hal itu harus menjadi penanda bagi perusahaan negara untuk bisa menguatkan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah dengan menunjukan destinasi yang bersih pada tamu yang datang.
“Yang utama, adanya Holding juga jangan pernah melupakan masyarakat sekitar yang berada di destinasi wisata itu. Pokoknya, masyarakat harus merasakan dampaknya. Termasuk, segara membentuk ekosistem dengan stakeholder terkait. Salah Satunya, pihak swasta,” tandas Presiden Jokowi. (beritabali.com)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Pendidikkan Coding Wajib di 2027, Potensi Pengembangan AI Indonesia Dilirik Investor Polandia
-
2 Orang Meninggal Tiap 5 Menit, Kemenkes Temukan 3 Varian Baru TBC di Indonesia
-
Kronologi Kecelakaan Maut Avanza dan Vario di Lombok: Pasutri Tewas, Bayi Luka-Luka
-
Sejumlah Perwira Polri Disebut Terima Uang dari Bupati Lombok Barat Nonaktif
-
45 Telur King Kobra Ditemukan Dekat Rumah Warga Tabanan