SuaraBali.id - Korban kapal tenggelam di perairan Malaysia yang merupakan jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat telah dimakamkan di kampung halamannya masing-masing.
Korban kapal tenggelam di perairan Malaysia yang merupakan jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat telah dimakamkan di kampung halamannya masing-masing.
Jenazah dipulangkan menuju Bandara Internasional Lombok menggunakan pesawat udara Lion Air dari Jakarta dengan Nomor Penerbangan JT- 654.
"Tujuh Jenazah PMI dari Negara Malaysia telah tiba di terminal kargo Bandara International Lombok, sekitar pukul 15.00 Wita," kata Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono di Praya, Rabu (6/1/2022).
Pihak keluarga telah membawa jenazah korban ke rumah duka masing-masing untuk dimakamkan. Adapun jenazah yang dipulangkan di antaranya Baharudin (40) warga Desa Barabali, Kecamatan Batukliang dan Sadi (47) warga Desa Prako, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah.
Ahmad Sutrisno Pratama (32) warga Kelurahan Denggen, Kecamatan Selong, Dedy Suryadi (34) Desa Anjani, Kecamatan Surelage, Rusdi (41) Desa Lenek, Supardi (52) Desa Lenek, Kecamatan Lenek, dan Unwanul Hubbi (35 ) warga Desa Aiq Prapa, Kecamatan Aiq Mel, Kabupaten Lombok Timur.
"Dua korban dari Lombok Tengah dan lima korban dari Lombok Timur," katanya.
Sebelumnya, Jenazah tujuh pekerja migran Indonesia (PMI) asal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjadi korban kapal tenggelam dipulangkan dari Malaysia.
"Kami menerima informasi dari Kementerian Luar Negeri RI terkait rencana pemulangan tahap kedua sejumlah tujuh jenazah PMI asal NTB hari ini," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia NTB Abri Danar Prabawa di Mataram.
Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia NTB mendapat informasi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru mengenai karamnya kapal pengangkut PMI di Pantai Tanjung Balau, Kota Tinggi Johor, pada 15 Desember 2021.
"Kapal tersebut diduga membawa 50 warga negara Indonesia dan 21 orang di antaranya meninggal dunia. Di antara korban kecelakaan kapal yang meninggal dunia ada 14 PMI asal NTB," katanya. (ANTARA)
"Tujuh Jenazah PMI dari Negara Malaysia telah tiba di terminal kargo Bandara International Lombok, sekitar pukul 15.00 Wita," kata Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono di Praya, Rabu (6/1/2022).
Pihak keluarga telah membawa jenazah korban ke rumah duka masing-masing untuk dimakamkan. Adapun jenazah yang dipulangkan di antaranya Baharudin (40) warga Desa Barabali, Kecamatan Batukliang dan Sadi (47) warga Desa Prako, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah.
Ahmad Sutrisno Pratama (32) warga Kelurahan Denggen, Kecamatan Selong, Dedy Suryadi (34) Desa Anjani, Kecamatan Surelage, Rusdi (41) Desa Lenek, Supardi (52) Desa Lenek, Kecamatan Lenek, dan Unwanul Hubbi (35 ) warga Desa Aiq Prapa, Kecamatan Aiq Mel, Kabupaten Lombok Timur.
"Dua korban dari Lombok Tengah dan lima korban dari Lombok Timur," katanya.
Berita Terkait
-
FIFA Catat 21 Kasus di Indonesia, PSBS Biak Sumbang 15 Larangan Registrasi Pemain
-
Investasi Gibran Rp600 M Bermasalah, Anggota Parlemen Malaysia Desak Pihak yang Bertanggung Jawab
-
Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M
-
Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco
-
Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi