SuaraBali.id - Proses pembayaran lahan warga di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, NTB belum sepenuhnya selesai. Warga yang belum menerima ganti rugi geram kemudian ramai-ramai memasang pagar di jalan bypass Kuta – Gerupuk.
Sebanyak tiga ahli waris pemilik lahan di Penlok III Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika tepat di Dusun Ebangah Desa Sengkol Kecamatan Pujut memagar jalan pembangunan jalan penyangga KEK Mandalika menggunakan kayu dan bambu.
Hal ini dilakukan warga bukan tanpa alasan. Pemagaran jalan Bypass Kuta menuju Gerupuk yang berada di depan Pantai Tanjung Aan itu merupakan bentuk protes para pemilik lahan karena tak kunjung dibayar PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).
Pihak ITDC yang dikonfirmasi mengatakan belum memperoleh informasi terkait pemagaran jalan proyek Bypass penyangga Sirkuit Pertamina Mandalika di Dusun Ebangah itu.
“Saya belum dengar kabar ini. Akan kami cek dulu,” kata Managing Director ITDC Bram Subiandoro saat dikonfirmasi pada Selasa, (04/01/2021).
Jika telah diperoleh informasi valid, kata Bram, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak lain yang berwenang.
Terpisah, Amaq Mae salah seorang pemilik lahan asal Dusun Muntung Denong Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah mengatakan pemagaran lahan ini sudah terjadi untuk ketiga kalinya.
Sebelumnya kata Amaq Mae, pemagaran pertama dan kedua sempat dilakukan sebelum event World Superbike bulan November 2021 lalu. Pemagaran pertama pun ujar Amaq Mae dilakukan sekitar bulan September 2021 lalu.
“Kami semua pemilik tanah akan mengadakan pemagaran ulang bersama PAM Swakarsa Kumpul, Bile Lando, PAM Swakarsa Bumigora Pengiling, dan anggota SWIM,” kata Amaq Mae pada Selasa, (04/01/2022).
Kata Amaq Mae pemagaran ulang ketiga ini dilakukan di lokasi tanah yang sama di Dusun Ebangah Keliuh jalur akses bypass penyangga Sirkuit Pertamina Mandalika. Lahan milik Amaq Mae seluas 12 hektar telah di clearing oleh PT ITDC sejak tanggal 31 Agustus 2021 lalu.
“Pemagaran ini sebagai protes kami pemilik tanah yang sampai hari belum ada realisasi bahkan diabaikan oleh PT ITDC,” kata Amaq Mae.
Pemilik lahan lainnya, Lalu Basarudin mengatakan selama ini PT ITDC sangat lambat dalam menyelesaikan permasalahan hingga masuk bulan Januari 2022.
“Saya kira pemagaran ulang karena PT ITDC tidak ada kemaun menyelesaikan masalah kami,” katanya.
Lahan milik Lalu Badarudin tepat di pembangunan jalan bypass KEK Mandalika seluar 4,5 hektar telah ditimbun sebagai akses pembangunan jalan. Bersama puluhan warga kata Badarudin lahan sengaja dipagar karena hanya menerima janji-janji manis dari ITDC.
Dari data yang dihimpun, total lahan yang belum dibayar PT ITDC di Dusun Ebangah tepat di lokasi pembvangunan jalan penyangga KEK Mandalika seluas 21 hektar.
Berita Terkait
-
MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali