"Coba lihat, ndak ada sejarahnya jemaah Ahmadiyah pernah demo, tidak pernah, mau anarkis tidak pernah, karena itu tidak sesuai dengan silsilah ajaran para nabi. Kita cuman minta solusi dari gubernur," tandasnya.
"Yang kita ingin tanggung jawab dari pemda terhadap nasib kami, kan kami juga punya hak yang sama dengan masyarakat yang lain," katanya.
Sementara itu, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah memang sempat beberapa kali hadir ke tempat tersebut untuk berdialog dengan warga jemaah Ahmadiyah. Namun, hingga kini belum ada solusi konkrit yang ditawarkan.
"Saya beberapa kali hadir di situ," kata Gubernur NTB saat dikonfirmasi Suara.com.
Menurutnya, pihaknya telah menawarkan opsi untuk pindah. Namun, hal tersebut tak ujung menemukan titik temu.
"Sebenarnya dari dulu sudah kami tawarkan untuk pindah berinteraksi dengan masyarakat. Tapi kalau tetap Ingin eksklusif bersama teman-temannya doang itu yg kita agak kesulitan," kata Bang Zul.
Dialog antara pemprov NTB dengan warga jemaah Ahmadiyah mentok soal garansi keamanan yang diberikan. Sebab, jikapun pindah, jemaah Ahmadiyah masih khawatir soal keamanan hidup mereka.
"Kita bukannya tidak mau, tapi aman ndak kita kalau pindah," sebut jemaah Ahmadiyah.
Kontributor : Lalu Muhammad Helmi Akbar
Baca Juga: Panorama Alam Pantai Seger di Dekat Tikungan 10 Sirkuit Mandalika
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo