SuaraBali.id - Banyak orang tua maupun muda kerap kali mengalami nyeri leher. Postur tubuh yang buruk hingga adanya penyakit tertentu merupakan beberapa hal peyebab hadirnya nyeri leher.
Sakit leher tidak boleh diremehkan. Bisa saja hal tersebut mengindikasi cedera serius hingga membutuhkan perawatan medis.
Banyak hal dapat memicu seseorang terkena nyeri leher. Berikut beberapa hal yang menyebabkan sakit atau nyeri pada leher:
Saraf yang terjepit
Kehilangan kandungan air pada celah antar tulang sering kali terjadi pada orang tua. Hal ini membuat saraf menjadi terjepit atau dikenal dengan spondilosis servikal yang kemudian berujung pada sakit leher.
Leher kaku
Ini adalah kondisi ketika leher terasa kaku pada satu posisi saat setelah terbangun dari tidur dan rasa sakit yang datang ketika mencoba mengubah posisi. Hal ini dapat dipicu oleh kebiasaan tidur tanpa menggunkan penopang leher.
Cedera pada leher
Kkecelakaan mobil atau motor, jatuh dari ketinggian, terpeleset, pukulan langsung ke arah wajah, dan cedera akibat olahraga merupakan hal-hal penyebab cedera pada leher. Cedera tersebut menyebabkan terjadinya whiplash atau cedera leher karena hentakan kepala mendadak ke satu arah.
Meningitis
Meningitis adalah terjadinya peradangan pada selaput pelindung yang menyelimuti otak dan sumsum tulang belakang. Selanjutnya biasanya penderita merasakan sakit pada leher.
Meski umum terjadi, ada beberapa kondisi yang menyebabkan sakit pada leher. Pemeriksaan lebih lanju dianjurkan jika dalam waktu yang bekelanjutan seseorang masih merasakan sakit pada leher. (HERSTORY)
Berita Terkait
-
Mengenal TPVI, Prosedur Ganti Katup Jantung Tanpa Bedah Terbuka
-
Teknologi dan Kolaborasi Dokter Jadi Kunci Penanganan Penyakit Saraf dan Otak
-
Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti
-
Satu dari Lima Diagnosis Kanker Tergolong Langka, Akses ke Dokter Spesialis Jadi Tantangan
-
Selama Ini Dikenal untuk Transfusi, Ternyata Plasma Darah Bisa Diolah Menjadi Obat
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN