Supervisor Area Bali Tulips Chocolate, Alya Rahmatin menambahkan industry roti dan kue di daerah ini mulai tumbuh sejak November 2021. Sebelumnya, bidang kuliner kue dan roti ikut terpukul dengan adanya PPKM. Dia menjelaskan sejak awal 2021 mulai terjadi pergerakan permintaan dan semakin tinggi sejak November 2021.
“Selama pandemi turun 45 persen tetapi sekarang mulai stabil karena terbantu dengan adanya penjualan online meskipun belum normal,” jelasnya ditemui di lokasi sama.
Menurutnya, permintaan untuk produk cokelat bubuk dan sejenisnya yang digunakan untuk membuat kue di Bali sangat tinggi karena tumbuhnya pelaku usaha kuliner kue dan roti. Dia menegaskan adanya ajang seperti yang dilakukan CV Fenny ikut mendongkrak permintaan akan bahan baku kue.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida