SuaraBali.id - Jembrana menyimpan banyak tempat kuliner yang menarik dan tentunya enak. Meski di Bali, kuliner yang ada bukan hanya khas Pulau Dewata namun juga khas Bugis.
Seperti yang dilakukan oleh Jaiyah (50) warga Lingkungan Kerobokan, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara.
Ia memiliki usaha kuliner yang digeluti hingga kini dengan unggulan nasi Kondo (daging sapi dengan asam Jawa dan juga gula merah) yang enak dan gurih.
Khas sajian nasi Kondo adalah paling enak dengan sayur asam atau sayur daun kelor. Ciri khas masakan kampung Loloan, buka mulai pagi dari jam 08.00 WITA.
Selain itu juga ada sajian lain yakni nasi plecing ayam kampung. Keunikan kuliner nasi Kondo ini disajikan cukup unik yaitu dengan makan langsung di dapur miliknya, selain meladeni secara pesanan.
"Ciri khas rumah panggung menjadi esotik bagi para penggemar kuliner. Rasa khas pedasnya sambal nasi Kondo dan plecing sapi, Ciri khas yang tak pernah hilang adalah budaya Bugis. Dulu berawal hanya berjualan kue apem kampung. Bahkan selain pesanan juga di taruh di toko roti dan juga di dalam Pasar Negara," ujarnya seperti diwartakan beritabali.com – Jaringan Suara.com.
Sejak Pandemi Covid-19, Jaiyah kini lebih menekuni sajian masakan kuliner nasi Kondo. Dalam satu hari, ia bisa masak nasi 5 kg. Meski tak banyak tapi ia menyajikannya siap saji. Bahkan bisa melayani 24 jam. Untuk pembeli yang menginginkan dibungkus, ia menggunakan daun pisang.
"Justru ini menambah ciri khas tersendiri dan tetap bisa dipertahankan. Jangan malu berusaha karena rejeki sudah Tuhan yang menentukan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen