SuaraBali.id - Gelaran seni budaya Denpasar Festival (Denfest) yang dimulai 10-23 Desember 2021 akan melibatkan ribuan peserta dari kalangan seniman dan masyarakat. Adapun kebutuhan anggarannya mencapai Rp 3,5 Miliar.
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar, Dewa Gede Rai di sela pembukaan ajang tersebut di Denpasar, Jumat (11/12/2021) mengatakan bahwa Denfest kali ini menelan dana sebesar itu guna mendukung kegiatan seni budaya dan pameran yang merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Denpasar.
Ia mengatakan ajang tahunan kali ini akan disebar di empat kecamatan. Langkah ini sebagai pemerataan kegiatan disamping menjaga dan taat protokol kesehatan, yakni mengindari kerumunan masyarakat yang menonton kegiatan tersebut.
"Dalam ajang ini semua peserta akan mentaati protokol kesehatan dengan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan (gunakan hand sanitizer) dan menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas," katanya.
Ia mengatakan konseptualisasi tersebut bertalian dengan kebaruan pelaksanaan Denfest. Awalnya sejak tahun 2009, kawasan Jalan Gajah Mada dan Lapangan Puputan Badung di pusat kota selalu menjadi titik lokasi perhelatan, salah satu festival kreatif terbesar di Bali.
Akan tetapi, kata dia, beranjak dari "open space festival" kini Denfest ke-14 mengusung konsep "dynamic regulated space" yang mampu mengakomodasi perhelatan kreatif dengan penerapan protokol kesehatan yang benar, bijak dan terkontrol.
Dikatakannya konsep tersebut ditempuh sebagai bentuk manajemen resiko kesehatan seiring dengan pemulihan dunia dari pandemi COVID-19. Hal ini sebagai strategi dari pelaksanaan Denfest adalah pelaksanaan secara desentralisasi, inovasi, kolaborasi dan adaptasi.
Secara spesifik tema Denpasar Festival tahun ini adalah "Arsa Wijaya : Kemenangan Harapan". Tema ini menjadi penanda dan perayaan bahwa kreativitas adalah kekuatan pemersatu untuk mengatasi kesulitan, terutama krisis multidimensi akibat COVID-19.
Ia mengatakan Denfest era baru mendorong adaptasi pastisipasi dan penonton agar menikmati tontonan secara "virtual melalui live streaming" yang disiarkan pada kanal youtube Kreativi Denpasar sehingga pelibatan pemirsa secara daring, misi kesenian tetap tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek kesehatan.
Selain itu, kata dia, perhelatan Denfest dapat dinikmati secara luring hanya bagi warga kota yang telah memenuhi persyaratan protokol kesehatan, yakni dengan melakukan vaksinasi dan mematuhi prokes 5 M.
"Pengunjung diwajibkan mengunduh aplikasi Peduli Lindungi dan melakukan scan QR Code yang telah disiapkan di setiap titik perhelatan Denpasar Festival 2021," demikian Dewa Gede Rai. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan
-
Buron Hampir Tiga Tahun, Terpidana Kredit FIktif Mila Indriani Ditangkap di Bali
-
Mencicipi Donat Artisan yang Unik dan Autentik, Cita Rasa Bali di Setiap Gigitan
-
Baru 20 Tahun, Kadek Arel Resmi Jadi Anggota Exco APPI
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto