6. Rumah Jew
Suku Asmat juga punya rumah adat khas bernama Jew. Rumah ini biasanya berbentuk rumah panggung dengan atap dari anyaman daun nipah dan sagu. Dinding bangunan terbuat dari papan yang disusun atau kulit kayu.
7. Rumah Panggung
Rumah Panggung adalah tempat tinggal Suku Imian, Sawiat dan Maybrat. Ketiga suku tersebut tinggal di daerah pegunungan dan pesisir pantai. Permukiman suku tersebut mengikuti alur perbukitan, jalur jalan, dan aliran sungai dengan pola yang tersebar. Adapun untuk di wilayah pesisir, hunian biasanya memiliki pola mengikuti garis pantai. Rumah panggung punya pintu dan jendela berukuran kecil dengan jumlah yang tak banyak.
8. Rumah Pohon
Papua juga punya rumah adat yang didapuk sebagai salah satu yang tertinggi di dunia lho! Namanya Rumah Pohon yang biasa dihuni Suku Korowai. Mereka biasa tinggal di puncak kanopi hutan dengan struktur bangunan yang berada di permukaan tanah. Rumah pohon tersebut ternyata berfungsi untuk melindungi diri dari gangguan makhluk jahat atau disebut ‘laleo’.
Dengan kekayaan alam yang melimpah, tak heran kalau hampir semua bangunan rumah adat Papua memakai material yang dikumpulkan langsung dari hutan. Jerami biasa untuk atap, akar dan ranting untuk menopang rumah hingga tanah liat sebagai bahan tembok.
Demikian penjelasan rumah adat Papua yang unik dan berfilosofi tinggi. Semoga kalian semakin bangga dengan Indonesia.
Kontributor : Alan Aliarcham
Baca Juga: Pakaian Adat Papua: Sali, Holim, Yokal Hingga Ewer
Tag
Berita Terkait
-
KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga
-
300 Kendaraan Dinas Pemprov Papua Senilai Rp34 Miliar Hilang, KPK Turun Tangan
-
Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua
-
Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua
-
32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya
-
Jokowi Hadiri CFD Kupang, Warga Teriak: Bapak Kesayangan Pulang Kampung
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas